Tahun nyaris berganti dan 2009 tinggal hitungan hari. Dengan semangat retrospektif, Taufik pun menelaah kembali aktivitasnya di tahun 2009 yang dia sebut banyak memberikan kejutan buatnya.
"Siapa yang bisa memprediksi bahwa saat ini saya pemain terbaik ke 3 didunia, sedangkan pada periode yang sama di tahun 2008, saya bahkan tidak berada di urutan 10 pemain teratas menurut BWF," tulis Taufik dalam rilis yang diterima detiksport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di arena bulutangkis, 2009 juga menyisipkan kisah manis karena prestasi cenderung membaik setelah Taufik tak lagi bergabung dengan pelatnas. "Selama tahun 2009, saya pun senantiasa untuk selalu memperbaiki permainan, menguatkan stamina serta fitness dalam setiap turnamen yang saya ikuti".
"Hasilnya pun sudah sesuai harapan, meskipun hasil positif tersebut tetap menjadi dorongan untuk menjadi lebih baik dan mencapai target serta gol yang lebih tinggi pada tahun baru nanti," tegas Taufik.
Bertumpu dari apa yang sudah dia capai di tahun 2009, Taufik jelas mengharapkan adanya peningkatan positif di tahun berikutnya. Selain membidik sukses bersama Yonex dengan THL, Taufik rupanya juga menyimpan gebrakan lain.
"Tahun 2010 turut menyimpan banyak target serta kemungkinan-kemungkinan baru bagi saya; diawali dengan rencana pembangunan Taufik Hidayat Arena (TH Arena) yang dijadwalkan akan dimulai pada akhir Maret 2010," demikian Taufik seraya menutup rilisnya dengan ucapan Selamat Tahun Baru 2010.
(krs/roz)











































