Tenis Monte Carlo Masters
Coria Vs Schuettler di Final
Minggu, 25 Apr 2004 05:10 WIB
Jakarta - Petenis Argentina Guillermo Coria akan berhadapan dengan petenis asal Jerman Rainner Schuttler di final. Kepastian ini didapatkan setelah keduanya menaklukkan lawan-lawannya. Lewat perjuangan melalui tiga set, Coria akhirnya menaklukkan petenis Rusia Marat Safin di semifinal. Coria menang 6-4 di set pertama dalam waktu 42 menit. Namun di set berikutnya petenis unggulan ketiga itu harus mengakui keunggulan Safin. Meskipun sempat diberi obat pembunuh rasa sakit untuk mengatasi masalah di anklenya namun Safin mampu menang 6-1. Di set penentuan, Coria akhirnya mampu memanfaatkan kekurangprimaan fisik Safin dan langsung melaju 5-3, sebelum menutup pertandingan yang berlangsung dalam waktu satu jam 51 menit itu dengan skor akhir 6-3.Di final runner-up tahun lalu itu akan menghadapi unggulan keempat Schuettler. Petenis Jerman itu melangkah ke final setelah menang atas Carlos Moya dengan dua set 7-6 6-4. Menghadapi juara di Monte Carlo tahun 1998 silam itu, Schuettler hanya butuh waktu 1 jam 43 menit. Moya menjadi pemain dunia nomor empat yang menjadi korban Schuettler dalam turnamen ini. Sebelumnya sudah ada nama Gustavo Kuerten, Lleyton Hewitt, dan Tim Henman. Mengenai peluangnya di final, Coria menyatakan bahwa ia siap menjadi yang terbaik dalam turnamen yang memainkan jenis lapangan favoritnya, lapangan tanah liat, itu. Kemenangan ini juga akan melanjutkan 25 kemenangan yang telah diperolehnya di lapangan tanah liat sejak tahun lalu. "Saya harus terus mencetak kemenangan untuk melanjutkan 25 kemenangan yang telah saya peroleh. Namun yang lebih penting lagi adalah memenangkan turnamen penting di lapangan tanah liat agar saya bisa mengkategorikan diri saya sebagai salah satu pemain terbaik di lapangan jenis ini," ujar Coria seperti dilansir Sportsticker, Minggu (25/4/2004). Berbeda dengan Coria--yang enam dari delapan turnamen yang pernah dimenangkannya dimenangkan di lapangan favoritnya--Schuettler baru sekali menang di lapangan lapangan tanah liat, tepatnya di turnamen di Lyon tahun lalu. Pertemuan ini akan menjadi pertemuan ketiga dalam sejarah kedua petenis. Untuk sementara rekor pertemuan keduanya adalah 1-1. Schuettler menang di turnamen Masters Cup tahun lalu, sementara Coria menaklukkan Schuettler di babak pertama turnamen grand slam yang berlangsung di lapangan tanah liat, Prancis Terbuka, tahun 2002. (mel/)











































