Serena mengukuhkan diri menjadi juara Australia Terbuka edisi tahun 2010 setelah menundukkan Henin di final, Sabtu (30/1/2010). Ini merupakan kali kelima Serena sukses di Melbourne Park.
Lima trofi tersebut praktis membuat petenis Amerika Serikat itu menjadi petenis putri era open yang paling banyak menggondol trofi di Australia Terbuka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketidakmampuan Serena menjuarai Australia Terbuka itu melahirkan candaan kalau dia memang tak berjodoh dengan Australia Terbuka pada tahun genap karena prestasinya di ajang Grand Slam lainnya lancar-lancar saja --Serena juara Prancis Terbuka, AS Terbuka dan Wimbledon pada tahun 2002, juga juara AS Terbuka tahun 2008 lalu.
Alhasil, kesuksesan Serena di Melbourne Park kali ini pun telah membuktikan kalau dirinya tak hanya jago di tahun ganjil saja meski dia sendiri mengaku takkan ambil pusing jika di tahun genap ini kembali gagal jadi juara.
"Aku tak pernah memikirkannya. Aku dulu selalu puas-puas saja dengan kemenangan di tahun ganjil," tukas Serena santai seperti dikutip Reuters.
"Tak apa-apa jika aku kalah hari ini atau kalah di semifinal, karena toh artinya aku akan juara tahun depannya (tahun ganjil). Jadi sekarang (usai menang di tahun genap) aku tak tahu. Aku sedikit gugup. Aku jadi tak tahu apa bisa menang lagi tahun depan," tandas Serena.
(krs/nar)











































