Dalam setahun terakhir, karir Nadal mengalami penurunan akibat sering ditimpa cedera.
Dari turnamen yang diikuti di sepanjang tahun ini, prestasi terbaik petenis asal Spanyol itu adalah finalis di Qatar di mana ia ditaklukkan oleh Nikolay Davydenko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan in berimbas pada peringkat dunia Nadal, di mana kini ia duduk di peringkat keempat. "Saya tidak tahu,Β yang jelas saya harus terus mengembangkan kemampuan," tukasnya seperti dikutip dari Reuters.
"Saya harus bermain laga secara berturutan dan bermain tanpa memikirkan sesuatu bakal terjadi kepada saya bila saya tampil ngotot," kata pteenis kelahiran 3 Juni 1986 itu.
Namun demikian seringnya cedera datang membuat Nadal mengalami hambatan dalam mengembalikan performanya.
"Sayang kini saya memiliki ketakutan lebih yang membuat saya tidak tahu apakah batasan yang saya tetapkan sudah tepat atau belum."
"Jika saya terus berpikir tentang ini maka saya tidak hanya bertarung menghadapi lawan, namun juga diri sendiri. Hal ini bisa mempengaruhi pikiran dan perlahan mematikan saya sendiri," pungkasnya.
(nar/din)











































