"Betul sekali itu ada. Yang paling fatal kemarin ada seleksi nasional tunggal putri. Ada junior saya dari Bandung, juara seleknas tidak dipanggil. Dia juara. Buat saya itu aneh," kata Taufik dalam jumpa pers Milo School Competition 2010 di komplek Stadion Kridosono, Yogyakarta, Jumat (9/4/2010) siang WIB.Β
Taufik membandingkan dengan situasi di mana ada juara seleknas putra masuk ke pelatnas. Padahal Taufik sendiri mengaku tidak yakin dengan kemampuan sang juara. "Tapi karena dia juara, kita hormati," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap dengan kritik ini baik PBSI, pengurus, dan atletnya bisa membuka diri," pungkas pemain yang mundur dari pelatnas awal tahun 2009 itu.
Apa tanggapan dari otoritas yang terkait? "Ini koreksi dan kritik yabg membangun. Ini tantangan bagi kami PBSI. Jadi kritik ini jangan ditanggapi dari sisi negatifnya saja," demikain tanggapan ketua umum Pengprov PBSI Daerah Istimewa Yogyakarta, F. Kusdarto Pramono.
(nar/a2s)











































