Federer harus angkat koper jauh lebih cepat dari Roma. Si unggulan pertama yang juga petenis pria terbaik di dunia saat ini tersebut disingkirkan Ernests Gulbis pada laga pertamanya.
"Anda tak bisa selalu menang 100 persen sepanjang musim. Terkadang Anda menang dan kelihatannya sangat mudah. Saat Anda kalah Anda sadar betapa sulitnya mendominasi tur," ungkap Federer di Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya takkan larut dalam kekalahan. Ini lebih mudah diterima karena saya sudah terlalu terbiasa dengan kemenangan," tukas dia.
Federer juga mengaku tak risau bahwa kekalahannya di lapangan tanah liat ini akan berdampak buruk pada usahanya mempertahankan gelar di Prancis Terbuka yang mulai dihelat 23 Mei depan.
"Saya tak khawatir. Seandainya saya tak menang, saya yakin di akhir-akhir turnamen penampilan saya akan membaik."
"Saya terus memikirkan Prancis Terbuka. Saya berpikir agar bisa memenangi tiga, empat, lima pertandingan beruntun dan itulah mengapa saya senang akan bermain di Estoril pekan depan," tandas Federer.
(krs/din)











































