Nigeria adalah tim Afrika yang lolos dari babak kualifikasi untuk mengikuti putaran final di Kuala Lumpur. Mereka terundi di Grup B dengan Malaysia dan Jepang.
Seyogyanya tampil menghadapi tuan rumah pada Minggu (9/5/2010) kemarin, mereka dinyatakan kalah WO (walkout) 0-5 karena tidak muncul ke lapangan hingga waktu pertandingan, pukul 6 sore waktu setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelenggara turnamen dan BMW pada Senin (10/5) pagi memutuskan Nigeria "didiskualifikasi" dari turnamen. Akan tetapi mereka masih dipersilakan turun ke lapangan menghadapi Jepang petang tadi. Namun, mereka terlebih dulu dinyatakan kalah 0-5. Hasil pertandingan itu hanya mempengaruhi poin individu para pemain yang tampil di daftar peringkat BWF.
"Kami mohon maaf atas keadaan ini," ujar pelatih Danjuma Fatauchi, seperti dikutip situs resmi turnamen.
"Kami tak pernah bermaksud seperti ini. Sebuah kehormatan bisa lolos ke turnamen prestisius seperti Piala Thomas ini. Dan kami semua bersemangat untuk melakukan perjalanan guna menunjukkan bahwa kami juga sebuah negara badminton yang masuk di kelompok elit yang tampil di putaran final Piala Thomas."
Dijelaskan Danjuma, masalah mereka muncul ketika penerbangan dari Lagos ke Qatar dibatalkan. Mereka sudah berusaha menjadwal ulang keberangkatan dengan penerbangan lain, tapi hasilnya sia-sia.
"Tapi meskipun kami datang telat di Kuala Lumpur, kami senang akhirnya bisa sampai juga di sini," tandas dia. "Harapan kami masuk perempatfinal sudah tiada, tapi semoga kami telah mempelajari sesuatu dari pertandingan melawan Jepang."
Pada akhirnya, pertandingan "tunggal" Nigeria di Malaysia tidak ada yang dimenangi. Tiga pemain tunggal dan dua ganda mereka tak mampu meraih poin dari pemain-pemain Jepang.
(a2s/roz)











































