Tampil di partai pembuka duel Indonesia-India di babak perempatfinal, Rabu (12/5/2010), Taufik harus melakoni pertandingan ketat dan sengit selama satu jam. Menang 21-12 di set pertama, ia kalah 10-21 di set kedua, lalu menang lagi di set penentuan dengan 21-17.
"Set pertama menang terlalu mudah, sementara set kedua saya kendor dan ikut pemainan dia. Namun di set ketiga saya coba tekan dan menyerang seperti di set pertama," ujar Taufik usai pertandingan di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di babak grup, kalaupun kalah kita masih bisa runner up. Tapi kalau sekarang tidak. Kalau kalah, tidak ada lagi pertandingan. Jadi beban harus menang lebih besar daripada sebelumnya."
Taufik juga merasakan perbedaan atmosfer pertandingan karena hari ini penonton lebih ramai, termasuk suporter dari Indonesia yang beradu "bising" dengan pendukung tuan rumah. Demikian dilaporkan wartawan detiksport, langsung dari KUala Lumpur.
Ayo dukung Tim Thomas dan Uber Indonesia di sini (din/krs)











































