Tahun 2010 menjadi periode yang sangat penting buat Nadal. Setelah mengalami cedera parah di tahun 2009 lalu, yang sempat dikabarkan akan bisa menghabisi karirnya, petenis Spanyol itu membutuhkan momentum yang tepat untuk bisa bangkit dan bersaing lagi di jajaran atas tenis dunia.
Hingga setengah tahun terlewati, capaian raja tanah liat itu ternyata luar biasa. Nadal tak cuma bisa bangkit dari keterpurukannya di tahun lalu, banyak yang menyebut kalau permainan dia kini bahkan lebih baik dari sebelum-sebelumnya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi kampiun di Rolland Garros dan Wimbeldon jelas jadi raihan terbesarnya. Tapi di samping itu dia juga berhasil menjuarai Monte Carlo Rolex Masters, Internazionali BNL d'Italia dan menundukkan Roger Federer di final saat menjuarai Madrid Open. Puncak dari itu semua adalah kembali menjadi petenis nomor satu dunia.
"Apa yang saya harapkan untuk saya sendiri (di tahun 2010)? Tak ada lagi, Saya merasa sangat bahagia atas apa yang saya alami sepanjang tahun ini. Menjalani musim seperti ini, semua lebih dari yang saya impikan," sahut Nadal seperti dikutip dari Canadian Press.
Yang bikin Nadal makin gembira dengan tahun 2010 ini adalah sukses besar yang diraih kompatriotnya dari beragam kompetisi lain. Sukses Spanyol di Piala Dunia 2010 dan keberhasilan Alberto Contandor di Tour de France serta Paul Gasol yang membantu LA Lakers mempertahankan cincin juara NBA.
"Banyak gelar juara. Ini generasi yang sangat positif buat kami, dan seluruh negeri bangga dengan olahraga. Dan tentu saja, saat ini merupakan momen yang sangat penting bagi negara kami," tuntas Nadal yang saat ini berada di Toronto untuk mengikuti Rogers Cup
(din/a2s)











































