Coaching clinic digelar sejak pukul 10.00 WIB di GOR Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Sabtu (30/4/2011), yang diberikan oleh Djarum All Stars dan Komunitas Bulutangkis Indonesia (KBI). Acara diawali dengan kelompok putra yang dibimbing oleh Christian Hadinata, Fung Permadi, Alan Budi Kusuma, Antonius, Haryanto Arbi, dan Sigit Budiarto. Tak ketinggalan pula ikut melatih mereka adalah Susi Susanti, Kartono, dan Rosiana Tendean.
Sementara kelompok putri mendapat bimbingan dari Maria Kristin, Andre Kurniawan, Fransiska Ratnasari, Lius Pongoh, Ivana Lee, Eddy Hartono, Denny Kantono, Hastomo Arbi, Retno Kustiyah, dan Ade Chandra. Pelatihan ini berlangsung selama 3,5 jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Mareta Hajar Karunia, salah satu peserta coaching clinic, acara ini banyak memberikan pengalaman baru. Bahkan siswi kelas I SMP Negeri 3 Malang ini bisa merasakan perbedaan besar, dibandingkan saat mengikuti latihan di klubnya. "Ini jelas beda, lebih baik. Dan bisa langsung dimengerti," terangnya kepada detiksurabaya.com, usai mengikuti coaching clinic.
Mareta sempat mendapat pelatihan pribadi dari Lius Pongoh di luar lapangan. Karena ingin memperbaiki teknik dirinya melakukan smash. "Tadi sempat dilatih sendiri olek kak Pongoh di luar lapangan. Sungguh pengalaman berharga bagi saya," bebernya.
Hal senada juga diutarakan oleh Fathan Maulana (16), siswa SMK Negeri 6 Malang. Pelatihan langsung dari atlet berpengalaman memotivasi dirinya untuk lebih baik. "Dengan latihan tadi, kita banyak mengerti soal teknik bermain," ujarnya.
Djarum All Stars juga memberikan reward kepada pelatih setelah mereka mengikuti coaching clinic.
Rangkaian Djarum Badminton All Stars dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi, menurunkan atlet Persatuan Bulutangkis Djarum, pemain lokal, KBI, dan All Stars.
Penampilan eksibisi dua melawan satu, antara Sigit Budiarto berpasangan dengan Haryanto Arbi melawan Eddy Hartono, berhasil memukau para penonton yang tetap bertahan di GOR Cakrawala sejak pagi hari itu.
Meski usia telah menginjak tua, Eddy Hartono, mantan juara All England, tetap tampil prima melawan juniornya itu. Beberapa teknik pukulan tipu ditampilkan Eddy, untuk mengimbangi permainan Sigit dan Hariyanto Arbi.
(roz/mfi)











































