314 Pebulutangkis Ikut Indonesia Open GP Gold 2011

314 Pebulutangkis Ikut Indonesia Open GP Gold 2011

- Sport
Sabtu, 10 Sep 2011 04:00 WIB
Samarinda - Samarinda kembali mendapat kehormatan menggelar perhelatan Indonesia Open Badminton GP Gold 2011. Rencananya bakal ada 314 pebulutangkis dari 16 negara yang akan mengikuti event ini.

Seperti tahun lalu, turnamen ini akan dihelat di GOR Bulutangkis Kompleks Stadion Utama Palaran Samarinda dari tanggal 27 September hingga 2 Oktober mendatang.

Sesuai data dari pengurus PB PBSI per tanggal 31 Agustus kemarin, ada 16 negara yang bakal ikut serta yakni tuan rumah Indonesia, Malaysia, Jepang, China, Chinese Taipei, Thailand, Singapura, Jerman, Belanda, Australia, Canada, Prancis,Pilipina, Mesir dan Republik Ceko.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah peserta yang dipastikan akan mengikuti event tersebut nanti akan diketahui pada setelah undian 13 September 2011 nanti yang akan dilakukan BWF (Badminton World Federation)," kata Ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan PB PBSI sekaligus Ketua Pertandingan, Mimi Irawan, kepada detiksport, Jumat (9/9/2011) siang WITA.

"Sesuai peraturan BWF, kalau tidak mendaftar ulang, atlit akan akan didenda US$ 250 meskipun dia sakit. Itu harus diperhatikan bagi seluruh atlit," ujar Mimi.

Mimi mengakui, tidak hanya pebulutangkis Indonesia, atlit pebulutangkis dari negara lainnya yang sedang mengikuti Taiwan Open Grand Prix Gold 2011, tidak menutup kemungkinan didera kelelahan.

"Kondisi fisik harus jadi perhatian serius. Karena usai dari Taiwan dan China Master, kan mereka akan ke Kaltim," sebut Mimi.

Ditanya perihal sarana dan prasarana GOR Bulutangkis yang tersedia di Kompleks Stadion Utama Palaran di Samarinda, Mimi menilai memadai untuk menggelar event bulutangkis berskala Grand Prix Gold. Bahkan Mimi mengaku beberapa hari lalu, datang ke Samarinda untuk meninjau langsung kondisi GOR Bulutangkis tersebut.

"Selain GOR Bulutangkis untuk latihan dan lapangan utama, saya juga cek 2 hotel kelas internasional di Samarinda. Tidak ada masalah. Sebelumnya, GP Gold 2010 di tempat yang sama, digelar sukses," imbuh Mimi.

Dipilihnya amarinda, untuk menggelar Indonesia Open GP Gold 2011, tidak lepas dari dukungan Gubernur Kaltim Awang Farouq Ishak, yang menginginkan GP Gold kembali digelar di sana.

"Dan itu ternyata disetujui BWF. Kalau tidak ada halangan, tanggal 24 September nanti, persiapan di stadion kita mulai keseluruhannya," jelasnya.

Diterangkan Mimi juga, hasil yang ditorehkan pebulutangkis di Indonesia GP Gold akan menambah poin bagi setiap atlit. "Jelas akan menambah poin untuk memperbaiki rangking atau peringkat BWF untuk Olimpiade 2012 di London," tutupnya.

(mrp/mrp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads