Dahlan Mundur, Bang Yos Ketum PBSI

Munaslub PBSI

Dahlan Mundur, Bang Yos Ketum PBSI

- Sport
Sabtu, 17 Jul 2004 18:25 WIB
Jakarta - Berhenti di tengah jalan. Baru sampai hasil penentuan voting apakah dilakukan terbuka atau tertutup, seorang calon ketua umum PB PBSI, Dahlan Iskan, mengundurkan diri. Sutiyoso otomatis menjabat posisi tersebut.Kejadian yang tidak diduga banyak orang itu terjadi ketika Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang diadakan di Hotel Hilton, Jakarta, Sabtu (17/7/2004), memasuki cara voting untuk memilih ketua umum PB PBSI periode 2004-2008, yang dicari menyusul mundurnya Chairul Tanjung.Begitu sidang yang dipimpin Sunyoto dari Pengda jawa Tengah memutuskan voting terbuka, Dahlan langsung naik podium dan menyatakan mundur."Dengan jiwa sportif, saya mengundurkan diri sebagai calon ketua umum PBSI. Semoga di bawah kepemimpinan Pak Sutiyoso, PBSI bisa lebih banyak menciptakan juara dunia. Saya harap antusiasme yang ditunjukan pengurus daerah di munaslub tetap bertahan sesampainya kembali ke daerah masing-masing," ujar bos Grup Jawa Pos ini.Dalam pemilihan sistem pengambilan suara, voting terbuka menang dengan dukungan 288 suara. Sedangkan yang memilih voting tertutup hanya 139 suara, sedangkan suara abstain sebanyak 16. Saat ditemui wartawan, Dahlan mengaku hasil voting terbuka tidak sesuai dengan hati nuraninya. Pasalnya, setiap orang yang akan memberikan suara tidak akan leluasa dan bersikap jujur. "Kalau voting terbuka, tidak terlihat wajah hatinya. Saya juga akui visi dan misi Pak Sutiyoso berpeluang lebih besar," tukas Dahlan. Sementara itu Bang Yos mengungkapkan, menjadi ketua umum PBSI adalah sebuah penghargaan besar untuk dirinya, namun tanggung jawabnya pun juga besar. Apalagi bulutangkis adalah olahraga kebanggaan bangsa Indonesia. "Suatu kehormatan bisa memegang jabatan ini, dan harus saya bisa mempertanggungjawabkannya. Bulutangkis ini olahraga prestisius, jika prestasinya menurun akan saya coba tingkatkan lagi," ujar mantan Pangdam Jaya yang saat ini juga menjabat ketua umum PB Perbasi dan pembina klub sepakbola Persija Jakarta itu.Masalah dana, Bang Yos menambahkan dirinya akan segera membentuk kelompok pengusaha pecinta bulutangkis. Komunitas pengusaha ini diharapkan dapat menyisihkan dana sukarela untuk pembinaan bulutangkis. "Melihat banyaknya potensi pengusaha Jakarta dan daerah, saya bermaksud membentuk komunitas pengusaha pecinta bulutangkis yang rela menyisihkan dana untuk olahraga ini. Bulutangkis memang olahraga yang dapat dijual, tapi untuk dana pembinaan tidak cukup," jelas Sutiyoso.Sementara itu, tim formatur yang dibentuk untuk menentukan kepengurusan baru PBSI diberikan batas waktu sampai dua minggu. Tim tersebut diketuai Sutiyoso dan beranggotakan H.M Fahriadi (Kalsel), Kusdarto Pramono (Yogyakarta), Syahrisal Ucok (Sumbar) dan Mustafa JD (Sulsel). (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads