Matahari di Melbourne dan Kopi Azarenka

Australia Terbuka

Matahari di Melbourne dan Kopi Azarenka

- Sport
Senin, 16 Jan 2012 16:45 WIB
Matahari di Melbourne dan Kopi Azarenka
Melbourne - Turnamen Australia Terbuka dimulai dalam cuaca cerah. Matahari yang beberapa hari terakhir kerap terhalang awan, hari ini menghangatkan Melbourne Park -- meski Victoria Azarenka tidak sempat minum kopi.

Turnamen Grand Slam pembuka ini telah memulai babak pertamanya sejak pagi hari waktu setempatnya, Senin (16/1/2012). Cuaca berawan yang belakangan menyelimuti Australia, relatif tidak ada.

Hari Sabtu kemarin, misalnya, final tunggal putra turnamen Sydney International, antara Jarkko Nieminen melawan Julien Benneteau, sempat ditunda karena hujan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi hari ini matahari bersinar, suhu udara terus naik, sampai 30 derajat celcius menjelang tengah hari.

Petenis-petenis unggulan yang telah turun ke lapangan berhasil memenangi pertandingan pertamanya, termasuk unggulan kedua putra, Rafael Nadal, dan juara bertahan di kelompok putri, Kim Clijsters.

Unggulan ketiga di nomor tunggal putri, Victoria Azarenka, punya cerita tersendiri tentang aksi pertamanya hari ini, saat ia mengalahkan Heather Watson dengan 6-1 6-0.

Pemain Belarusia itu hanya membutuhkan 67 menit untuk mengatasi Watson. Namun ada sebuah harga yang harus ia bayarkan untuk sesi latihan pagi-pagi sekali, karena ia baru tiba di Melbourne hari Sabtu lalu setelah menjuarai turnamen Sydney.

"Sebenarnya aku tidak sempat minum kopi pagi hari ini. Aku benar-benar kesal," seloroh Azarenka seusai kemenangannya atas Watson, seperti dikutip Reuters. "Besok aku harus ngopi.

"Latihannya pagi-lagi sekali dan aku ingin main di lapangan sedikit lebih lama. Semuanya tutup.

"Aku bilang, 'Ya Tuhan, aku butuh kopi'. Makanya aku terus berusaha membuka mataku tanpa (kopi) itu, dan itu tidak berhasil," canda petenis berusia 22 tahun itu.




(a2s/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads