Saat menghadapi Berdych, Sabtu (21/4/2012), Djokovic boleh jadi masih disarati emosi pasca kematian kakeknya tengah pekan lalu. Ia pun mesti bekerja keras mengatasi Berdych dalam partai yang berjalan selama dua jam dan 42 menit.
Djokovic juga harus kehilangan set pertama lebih dulu, sebelum berusaha bangkit mulai set kedua. Pada set tersebut, petenis putra terbaik dunia tersebut berulangkali berteriak atau mengepalkan jari-jari tangannya usai perebutan poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di final Djokvic kini menanti pemenang partai antara Rafael Nadal lawan Gilles Simon. Ini merupakan final ATP Tour ke-45 untuk Djokovic, seperti dicatat Reuters.
(krs/din)











































