Butet, demikian Liliyana Natsir biasa disapa, punya tugas tambahan di Piala Sudirman 2013. Selain membela Indonesia, Butet juga jadi pemimpin tim.
Disiplin, kenyang pengalaman ,dan sarat prestasi. Kompilasi tiga aspek itu dimiliki Butet. Mau tak mau pemain lain pun menaruh hormat kepada gadis tomboi dari Manado, Sulawesi Utara, itu.
βKami masuk skuad ini punya tugas yang sama. Kami harus bisa menyumbang poin agar bisa lolos,β kata pemain berambut cepak itu.Β Nah, untuk mengumpulkan poin demi poin itu, Butet rela kerja dobel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di antara nama-nama pemain yang masuk skuat, hanya Butet dan Greysia Polii yang punya banyak pengalaman pada ajang beregu. Dua tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso, ditinggalkan karena tak bersinar tahun ini.
Nomor tersebut justru dipercayakan kepada Tommy Sugiarto dan Dionysius Hayom Rumbaka, yang peringkatnya masih di bawah Sony dan Simon.
Hal ini tidak lepas dari keputusan Rexy Mainaky menyertakan pemain paling fit dan punya penampilan konsisten di kejuaraan serta meninggalkan pemain cedera dan tampil ala yoyo.
Bagaimana kiprah pelatnas sebelum berangkat ke Kuala Lumpur? Simak ulasan selengkapnya di Harian Detik. (Klik di sini)
(roz/a2s)











































