Bonus diserahkan di Kantor Bupati Pemalang, Senin (26/8/2013) petang tadi. Hendra menerima bonus dari PB Jaya Raya yang diwakili Bambang Bahagio, sedangkan reward buat Ahsan diberikan perwakilan Djarum Yoppie Rosimin.
Nah, usai penyerahan bonus kedua pemain yang dipasangkan sejak Oktober 2012 itu diarak di sepanjang jalan utama Pemalang. Dimulai dari kantor bupati dan berakhir di lokasi yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seru sekali. Saya bisa bersalaman dengan guru SD. Ada pak Johan dan Bu Afri dan saya bisa salaman," kata Hendra yang alumni SDN 2 Kebon Dalem.
Pemalang merupakan tempat kelahiran Hendra 29 tahun silam. "Menyenangkan sekali acara tadi. Saya sudah menyangka akan seramai itu," lanjut Hendra.
Ahsan juga tak bisa menutupi kegembiraan. Kendati arak-arakan tak digelar di kampung halamannya, namanya juga santer dielu-elukan publik.
Perjalanan selama 1,5 jam di bawah sengatan matahari pun tak dirasa sebagai kesulitan.
"Sambutan yang diberikan sangat luar biasa. Banyak penggemar bulutangkis, jadi enggak terlalu kaget," kata Ahsan yang besar di Palembang.
Sukses menjadi juara memang menjadi target ganda putra ranking kedua dunia itu. Empat turnamen sebelumnya menjadi bekal ditumpukannya beban kepada Hendra/Ahsan. Sebelum menjadi juara dunia, mereka sukses menjadi juara di Malaysia Terbuka, Indonesia Terbuka, dan Singapura Terbuka.
(fem/roz)











































