Dalam pertandingan final di GOR Amongrogo, Minggu (29/9/2013) malam WIB, Hayom kalah dua gim langsung melawan Simon. Unggulan kedua itu takluk 17-21, 11-21 dalam pertandingan yang berlangsung selama 41 menit.
Di laga itu, Hayom beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Pukulannya kerap menyangkut di net. Pebulutangkis 25 tahun itu juga sering berada dalam posisi tertekan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perjalanan Hayom hingga ke final bisa dibilang mulus karena dia selalu menang straight set. Hayom juga lolos ke partai puncak tanpa memeras keringat karena Sony Dwi Kuncoro mundur di semifinal karena cedera. Namun hal itu justru tak dinilai sebagai keuntungan oleh Hayom.
"Kemarin tidak main itu bukan keuntungan. Dari delapan besar, saya juga kurang mendapat tekanan. Jadi sekarang bisa dibilang mental saya kurang siap," imbuh pebulutangkis kelahiran Kulon Progo itu.
Usai berlaga di Indonesia GP Gold 2013, Hayom akan mengalihkan fokusnya ke Denmark Terbuka Super Series Premier dan Prancis Terbuka Super Series yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang.
(nds/a2s)











































