Jadi Peringkat Satu Dunia, Ahsan/Hendra Tak Mau Berpuas Diri

Jadi Peringkat Satu Dunia, Ahsan/Hendra Tak Mau Berpuas Diri

Novitasari Dewi Salusi - Sport
Jumat, 22 Nov 2013 14:25 WIB
Jadi Peringkat Satu Dunia, Ahsan/Hendra Tak Mau Berpuas Diri
PP PBSI
Hong Kong - Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan kini resmi menduduki peringkat satu dunia. Meski demikian, mereka mengaku masih belum puas.

Per tanggal 21 November 2013, Ahsan/Hendra resmi menjadi nomor satu di jajaran BWF World Rangking. Mereka naik satu peringkat menggusur ganda putra Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae.

Capaian itu melengkapi sukses Ahsan/Hendra yang juga memenangi gelar juara dunia di tahun 2013 ini. Kendati demikian, keduanya masih mengincar sederet gelar di tahun 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendra, misalnya, membidik gelar juara All England sebagai salah satu tergetnya tahun depan. Sebab, titel itu belum pernah dimenangi oleh pebulutangkis kelahiran Pemalang itu.

Sebelum berpasangan dengan Ahsan, Hendra sudah pernah mencicipi rasanya menjadi ganda putra terbaik di dunia bersama Markis Kido. Keduanya juga sukses menggondol medali emas Olimpiade Beijing 2008 dan gelar-gelar bergengsi lain. Namun, mereka tercatat belum pernah memenangi gelar di turnamen tertua di dunia tersebut.

"Saya masih penasaran dengan gelar All England. Selain itu, kami juga membidik gelar di Asian Games 2014 dan BWF World Championships 2014. Selama memperkuat tim Piala Thomas, saya juga belum pernah merasakan jadi juara. Jadi ingin sekali, begitu pun Piala Sudirman," beber Hendra kepada Badmintonindonesia.org seperti tertulis dalam rilis yang diterima detikSport.

"Terakhir tahun 2009 jadi pasangan ranking satu dunia. Jadi sekarang senang bisa ranking satu lagi. Tapi tidak boleh berlebihan, karena kekuatan ganda putra dunia makin merata," tambah Hendra yang berasal dari klub Jaya Raya Jakarta.

Sementara itu bagi Ahsan, predikat pemain rangking satu dunia kali ini adalah yang pertama di sepanjang karier bulutangkisnya. Meski demikian, Ahsan masih ingin memperbaiki permainannya.

"Gelar juara dunia memang gelar yang paling saya idam-idamkan. Setelah bisa meraih titel ini, baru terbayang bisa jadi ganda putra ranking satu dunia. Sebelumnya sih nggak kepikiran," kata Ahsan, pemain yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan.

"Jangan cepat puas, kami juga mesti banyak mengevaluasi permainan kami, apa saja yang masih kurang. Kami masih terus belajar dan meningkatkan kualitas," imbuh pemain binaan klub Djarum ini.

Ahsan dan Hendra baru mulai dipasangkan sejak Agustus 2012 lalu. Selain gelar juara dunia, di sepanjang tahun 2013 mereka memenangi Malaysia Terbuka Superseries, Indonesia Terbuka Superseries Premier, Singapura Terbuka Superseries, dan Japan Terbuka Superseries.



(nds/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads