Hingga sekitar sebulan sebelum event tersebut digelar, sudah ada 15 tim yang memastikan berpartisipasi di Djarum Superliga. Delapan di antaranya adalah klub lokal, sementara tujuh sisanya tim asing.
Mereka yang sudah terdaftar adalah Djarum Kudus, Musica Jakarta, Jaya Raya Jakarta, Mutiara Bandung, Tangkas Jakarta, Hiqua Wima Surabaya, Tjakerindo Jatim, dan Guna Darma Bandung. Sementara tujuh klub asing yakni Unisys Jepang, Renesas Jepang, Tricky Panda Jepang, Malaysia Teger, Scg Thailand, Cooperative Bank Taiwan dan Singapura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal pemilihan Surabaya sebagai lokasi digelarnya event, Achmad menyebut kalau semua didasari oleh besarnya animo penonton di ibukota Jawa Timur itu.
Terkait pemain asing, menurut Achmad kali ini pihaknya tidak melakukan pembatasan terhadap. Dia malah berharap pemain asing lebih banyak berpartisipasi di ajang tersebut.
"Tahun ini tidak ada pembatasan jumlah pemain asng. Tapi maksimal mainnya di dua partai saja kalau tidak akan jadi didominasi pemain asing," lanjut dia.
Dilanjutkannya, turnamen Djarum Superliga Badminton diharapkan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pengalaman para atlet bulutangkis terutama dalam persaingan tim putri.
"Semakin banyak tim putri yang ikut bersaing untuk mau dan bersaing dengan tim-tim luar. Seperti yang kami cermati ada empat pemain Thailand yang sudah masuk dunia. Dan Jepang juga masuk ranking dunia. Harapan kami membawa pemain dari luar untuk beradu pengalaman. Nomor urut putri semoga semakin bersaing lagi," simpulnya.
(ads/din)











































