Musica melenggang ke babak empat besar sebagai pemuncak klasemen Grup B dengan nilai 3. Simon Santoso dkk unggul head to head dengan Unisys Jepang yang juga mengoleksi nilai yang sama.
Di akhir perebutan poin, tiga tim Grup B mengoleksi nilai setara, 3 poin. Namun, Musica paling unggul. Klub yang diperkuat Simon Santoso itu menang head to head atas Unisys Jepang. Perhitungan head to head itu menjadi penentu setelah kedua tim mencatatkan partai kemenangan-kekalahan dengan jumlah yang sama persis (13-7) sepanjang babak penyisihan. Sementara Djarum hanya surplus empat partai (18-4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kedudukan itu, Musica bakal berjumpa Wima. Semifinal lain mempertemukan Jaya Raya dengan Unisys Jepang.
"Kami terkejut bisa lolos sampai ke babak semifinal. Apalagi ini pertama kalinya Wima ikut superliga. Perjuangan anak-anak sungguh luar biasa," kata Moammar Basri, asisten pelatih tim Hi-Qua Wima Surabaya, dalam rilis PBSI yang diterima detikSport.
"Menghadapi Musica, kami akan bermain sebaik mungkin dan pastinya tetap percaya diri. Kami juga akan mempertahankan komposisi pemain seperti hari ini (Jumat, 7/2/2014)," tambah Moammar.
βSepertinya kami berpeluang di nomor ganda, karena Musica lebih unggul di sektor tunggal,β ujar dia.
Saat ini sedang berlangsung perebutan tiket final sektor putri yang mempertemukan Jaya Raya versus Mutiara Bandung dan Unisys Jepang melawan Renesas Jepang.
(fem/din)











































