Simon terpaksa keluar dari pelatnas pada bulan Januari lalu karena tak kunjung berprestasi. Performanya menurun tajam karena masalah kesehatan dan kondisi fisiknya.
Tapi, setelah tak berada di pelatnas, Simon justru melesat. Tunggal putra berusia 28 tahun itu memenangi turnamen Malaysia Terbuka GP Gold dan terakhir Singapura Terbuka Super Series.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PP PBSI mengapresiasi apa yang ditunjukkan oleh Simon belakangan ini. Mereka pun membuka pintu selebar-lebarnya jika Simon ingin kembali ke pelatnas.
"Waktu dia keluar (dari pelatnas), dia menyadari akan kekurangannya. Alhamdulillah dia menyikapi kekurangan dan kelemahannya itu, dan berhasil," ujar Ketua Umum PP PBSI, Gita Wirjawan, Selasa (15/4/2014).
"Saya menyampaikan ke beliau, kita sangat terbuka jika ingin kembali kepada kita (pelatnas)," tambahnya.
"Ya, asal kinerjanya diperbaiki terus. Masih terbuka dan kemungkinan untuk kembali itu ada," kata Gita.
(mcy/mfi)











































