Β
Tim Thomas sudah memastikan langkah ke perempatfinal setelah mengantongi dua kemenangan. Namun, Hendra Setiawan dkk. belum benar-benar lepas dari ujian. Mereka ditunggu Thailand Rabu (21/5/2014) dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup A.
Β
Kemenangan menjadi harga mutlak demi meraih posisi puncak klasemen. Menyudahi fase grup di posisi teratas memang akan memudahkan upaya jadi juara ketimbang hanya jadi runner up.
Terkait fase perempatfinal, BWF menerapkan aturan baru mulai tahun ini. Di babak perempatfinal akan dipilih dua tim unggulan yang bakal ditempatkan pada paruh berbeda di bagan pertandingan. Status unggulan hanya bisa didapat jika menjadi juara grup dan berdasarkan akumulasi poin rangking BWF dari tiga pemain tunggal dan dua ganda per 15 Mei.
Β
Dengan poin yang dimiliki Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka dan Sony Dwi Kuncoro serta pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Gideon Markus Fernaldi/Markis Kido, tim Thomas menjadi jadi unggulan satu. Total pinnya 294.624.
Β
Posisi itu menempatkan tim Thomas akan terpisah dengan China β dengan asumsi mereka jadi juara grup C -- yang jadi unggulan kedua. Akumulasi poin yang dimiliki Chen Long, Du Pengyu, Wang Zhengming serta Liu Xialiong/Qiu Zihan dan Chai Biao/Hang Wei adalah 289.615. Itu artinya, Indonesia baru akan berhadapan dengan China di final.
Β
Sebaliknya jika Indonesia gagal menjadi juara Grup A, maka nasib akan sulit untuk ditebak. Perjuangan bakal lebih sulit karena lawan yang akan dihadapi di perempatfinal adalah para juara grup.
Β
"Target pertama adalah menjadi juara grup, kami tak mau kecolongan saat melawan Thailand," kata Joko Supriyanto, pelatih tunggal putra.
Β
"Kalau meleset kesananya akan sulit. Ibaratnya tinggal tunggu nasib, saya harap itu tidak terjadi," ujar dia.
(din/nds)











































