Berakhirnya Dominasi China di Piala Thomas

Berakhirnya Dominasi China di Piala Thomas

- Sport
Jumat, 23 Mei 2014 23:34 WIB
Berakhirnya Dominasi China di Piala Thomas
(AFP/Sajjad Hussain)
New Delhi -

Langkah China di Piala Thomas 2014 hanya sampai babak semifinal. Ini sekaligus mengakhiri dominasi negeri 'Tirai Bambu' yang jadi juara dalam lima gelaran sebelumnya.

China gagal melangkah ke final Piala Thomas 2014 setelah dikalahkan oleh Jepang. China kalah 0-3 dalam pertandingan babak perempatfinal di Siri Fort Indoor Stadium, Jumat (23/5/2014), sekaligus gagal mempertahankan gelarnya.

Di partai pertama, Chen Long harus mengakui keunggulan Kenichi Tago 13-21, 11-21. Kekalahan Chai Biao/Hong Wei dari Kenichi Hayakawa/Hiroyuki Endo membuat China makin tertinggal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Du Pengyu yang turun di partai ketiga sempat memberi napas setelah mampu merebut gim pertama 25-23 saat menghadapi Kento Momota. Namun dia kemudian kalah di dua gim berikutnya 18-21, 14-21, dan tim Thomas China pun tersingkir.

Kekalahan di semifinal tahun ini sekaligus mematahkan dominasi China di Piala Thomas dalam 10 tahun terakhir. Sebelumnya, mereka tercatat menjadi juara lima kali secara berturut-turut sejak tahun 2004.

Di Jakarta di tahun 2004, China jadi juara dengan mengalahkan Denmark di babak final. Dua tahun berselang--bertemu dengan lawan yang sama di babak final--Lin Dan dkk. kembali berjaya.

Gelaran Piala Thomas tahun 2008 di Jakarta kembali menjadi milik China yang mengalahkan Korea Selatan di partai puncak. Dominasi China masih berlanjut empat tahun berikutnya setelah mereka jadi juara di Kuala Lumpur (2010) dan Wuhan (2012).

Secara keseluruhan, China sembilan kali membawa pulang Piala Thomas. Catatan jumlah gelar mereka hanya kalah dari Indonesia yang sudah jadi juara sebanyak 13 kali.



(nds/cas)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads