Indonesia Open untuk Bayar Kegagalan di Piala Thomas-Uber

Indonesia Open untuk Bayar Kegagalan di Piala Thomas-Uber

- Sport
Senin, 02 Jun 2014 16:30 WIB
Indonesia Open untuk Bayar Kegagalan di Piala Thomas-Uber
Rexy Mainaky (detiksport/femi)
Jakarta - Indonesia gagal total di Piala Thomas Uber 2014. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky meminta para pemain dan pelatih menjadikan barisan pelatih dan pemain membayarnya di Indonesia Open.

Di Piala Thomas-Uber dua minggu lalu di New Delhi, India, tim Thomas Indonesia hanya mencapai semifinal dari target final yang dicanangkan. Tim Uber terhenti di perempatfinal padahal target yang dipasang semifinal.

Kegagalan itu membuat Rexy kecewa berat. Sebab, serangkaian persiapan ideal sudah dijalani. Nah, mulai 17-22 Juni PBSI bakal menjadi tuan rumah Indonesia Open Super Series Premier 2014 di Istana Olahraga (Istora), Senayan, Jakarta. Rexy pun meminta para pemain dan pelatih tak mengulang hasil buruk di New Delhi, India.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Target realistis kita semua juga tahu, ganda campuran dan ganda putra. Tapi kita juga ingin ada sektor lain yang bisa menonjol," kata Rexy kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/6/2014).

Bahkan, dua nomor itu tak hanya dipatok untuk jadi juara. Tapi juga menunjukkan adanya bukti pembinaan sudah berjalan dengan baik.

"Saya mengharapkan bisa diciptakan all Indonesian final di ganda putra dan ganda campuran,” kata eks pasangan Ricky Soebagdja itu.

"Saya minta kepada Herry (Iman Pierngadi) agar bisa membuat Rian (Agung Saputro) dan Angga Pratama ke final. Kalau Hendra/Ahsan yang ke final dna juara kerja Anda belum berhasil.

"Riky (Widianto)/Richi (Puspita Dili) sudah sampai final ganda campuran di Singapura, sudah semestinya terjadi final dengan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir," jelas Rexy.

Bagaimana dengan sektor lain? Rexy belum berani mematok final. Kekuatan tunggal putra tak maksimal dengan Tommy Sugiarto yang masih dalam masa penyembuhan. Prestasi Dionysius Hayom Rumbaka juga masih naik turun.

"Tunggal putra sampai di semifinal. Begitu pula tunggal putri. Para pemain harus bisa menunjukkan diri bisa melakukan lebih dari apa yang diyakininya. Seperti Bellaetrix Manuputty waktu tampil di New Delhi.

"Ganda putri sudah menunjukkan sebuah kemajuan. Semoga menjadi tanda yang baik agar mereka bsia mencapai final di Indonesia Premier ini," tegas dia.

(fem/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads