Air Mata Perpisahan Li Na

Air Mata Perpisahan Li Na

- Sport
Senin, 22 Sep 2014 17:06 WIB
Air Mata Perpisahan Li Na
WANG ZHAO/AFP/Getty Images
Jakarta - Li Na tak kuasa menahan air mata yang menetes membasahi pipi saat dia menjawab pertanyaan dari wartawan terkait keputusan pensiun yang diambil. 'Saya tidak akan menyesali keputusan ini," isaknya.

Setelah mengonfirmasi keputusannya untuk pensiun pada Jumat (19/9/2014) lalu, Li Na pada Minggu (21/9/2014) kemarin tampil langsung di depan wartawan untuk melakukan sesi konferensi pers. Di hadapan puluhan media lokal dan internasional, petenis 32 tahun itu bertutur soal cedera yang dialami dan masa depannya setelah gantung raket.

Setelah memberikan pernyataan pembuka, Li Na mulai tidak bisa mengendalikan emosinya. Air mata yang menetes mulai membasahi pipinya. Namun pemilik gelar Prancis Terbuka 2011 dan Australia Terbuka 2014 itu kemudian bisa menjawab dengan lancar pertanyaan yang diajukan wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak merasakan penyesalan. Saat saya membuat keputusan ini, saya bertanya pada diri sendiri, 'Jika saya pensiun, apakah saya akan menyesal?' Hari saya berkata 'Tentu saja tidak. Saya sudah memberikan yang terbaik di sepanjang karier saya'," sahut Li Na seperti diberitakan NYTimes.

Bukan cuma Li Na yang emosional dalam sesi tanya jawab tersebut. Salah seorang wartawan yang sudah memegang microfon untuk mengajukan pertanyaan tiba-tiba terisak menangis, dan kesulitan mengajukan pertanyaan karena tercekat. Kejadian ini membuat Li Na ikut menangis. Tapi dalam kesempatan itu dia masih menawarkan tisu pada sang reporter.

"Mungkin dalam dua bulan ke depan saya akan beristirahat. Tapi hidup harus terus berjalan, jauh di dalam hati saya masih ingin membantu tenis untuk anak-anak," lanjut dia saat ditanya rencana masa depan selepas pensiun.

Li Na disebutkan sudah menemukan lokasi yang diinginkan untuk membangun akademi tenisnya sendiri. Dia berharap akademi tersebut akan mengajarkan metode gaya barat, dan bukannya gaya melatih China yang sempat dia kritik. Selain itu Li Na juga bakal mengembangkan beberapa proyek bisnis seperti hotel, resort dan spa dengan menggunakan namanya sebagai merek dagang.

Dia juga berencana memproduksi kebutuhan rumah dan perlengkapan mandi atas namanya sendiri, selain meneruskan aksi sosial yang sudah sering dia lakukan.

"Mereka akan muncul. Saya harap Anda bisa menaruh perhatian pada petenis muda China. Mungkin pemain berikutnya bisa meraih yang lebih baik dari saya. Saya yakin akan hal itu," lanjutnya.





(din/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads