Tontowi/Liliyana Gagal Raih Emas

Asian Games 2014

Tontowi/Liliyana Gagal Raih Emas

- Sport
Senin, 29 Sep 2014 19:15 WIB
Tontowi/Liliyana Gagal Raih Emas
ROSLAN RAHMAN/AFP/Getty Images
Incheon -

Bulutangkis tak berhasil menambah pundi-pundi emas untuk Indonesia pada Asian Games XVII/2014. Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tumbang di tangan ganda China Zang Nan/Zhao Yunlei pada partai puncak.

Bermain di Gyeyang Gymnasium pada Senin (29/9/2014) malam WIB, Owi/Liliyana kandas dari ganda China Zhang/Zhao 16-21, 14-21 dalam partai final.

Owi/Liliyana memulai gim pertama dengan meyakinkan. Ganda nomor empat dunia itu unggul 4-1. China memperpendek ketinggalan di angka 3-4. Di angka tersebut Liliyana sempat protes karena merasa terganggu kilatan cahaya kamera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, Owi/Liliyana tetap tenang dan terus mengungguli perolehan angka. Pasangan 'Merah Putih' memimpin pada interval di gim pertama 11-5.

Tapi, usai jeda itu pemilik tiga titel All England tersebut malah kedodoran. Kesalahan demi kesalahan dibuat Ow/Liliyana hingga Zhang/Zhao mampu menyamakan kedudukan 13-13 dan membalikkan keadaan dengan unggul 19-15. Sempat menambah satu angka, Owi gagal servis. China pun mempunyai kesempatan menguasai bola dan memanfaatkan dengan baik hingga mengakhiri gim pertama dengan kemenangan 21-16.

Memasuki gim kedua, perebutan poin langsung sengit. Saling salip di awal, tapi China mampu memimpin hingga kedudukan 8-6. Mereka diuntungkan kesalahan-kesalahan ganda Indonesia. China pun unggul 11-8 pada jeda di gim kedua.

Usai interval pasangan merah putih makin tak berdaya. Owi/Liliyana sempat menambah dua angka setelah tertinggal 12-20. Pengembalian Liliyana yang gagal melewati net menyudahi pertandingan dengan kekalahan 14-21.

Kegagalan itu membuat Tontowi/Liliyana meraih perak. Sebelumnya, dua emas sudah didapatkan dari ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda serta satu perunggu Praveen Jordan/Debby Susanto. Hasil itu membuat Indonesia berada di urutan kedua cabang bulutangkis. China menjadi juara umum dengan perolehan empat emas, tiga perak, dan dua perunggu.

(fem/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads