Petenis putri asal Republik Ceko Barbora Zahlavova-Strycova menjadi pemecah rekor tersebut. Zahlavova-Strycova membuatnya saat melakoni partai babak kedua Australia Terbuka saat menghadapi petenis wild card Kai-Chen Chang dari Taiwan.
Saat itu unggulan 25 yang akhirnya tersingkir di babak ketiga tersebut melepaskan sebuah servis dengan kecepatan 225 km/jam. Ini memecahkan rekor sebelumnya di WTA atas nama Sabine Lisicki dengan 210,8 km/jam yang dibuatnya pada tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, menurut data IBM yang dikutip oleh Houston Chronicle, servis-servis petenis putri di Australia Terbuka tahun ini memang lebih menggelegar dibandingkan pada gelaran serupa tahun lalu.
Sejauh ini ada 19 petenis putri yang mencatatkan servis 185 km/jam atau lebih cepat. Di Australia Terbuka tahun lalu cuma ada 10 petenis putri yang mampu melakukannya dan di gelaran tahun sebelumnya ada 12.
Ada sejumlah faktor yang diduga mendasarinya. Pertama-tama para pemain kini lebih berkesempatan memiliki pelatih berkualitas. Lalu ada pula faktor raket yang senarnya bisa memaksimalkan pukulan. Juga masalah taktis mengingat pengembalian dari lawan kini kian mematikan sehingga mau tak mau servis pun mesti diasah. Dan tentu saja juga ada perkara genetika.
"Aku tak tahu apa yang terjadi di setengah dari negara-negara ini, dan mereka itu makan apa atau apa ada sesuatu dalam air yang mereka minum. Mereka besar-besar, tangguh, bugar, dan servisnya dahsyat sekali," ceplos Lisa Raymond, mantan bintang tenis AS spesialis ganda.
Di tenis putra sendiri servis tercepat saat ini tercatat atas nama Samuel Groth dari Australia, yang membuat servis berkecepatan 263,4 km/jam pada tahun 2012.
(krs/rin)











































