PBSI Optimistis Lahirkan Juara-juara Baru dalam 2-3 Tahun

PBSI Optimistis Lahirkan Juara-juara Baru dalam 2-3 Tahun

- Sport
Kamis, 26 Mar 2015 20:08 WIB
PBSI Optimistis Lahirkan Juara-juara Baru dalam 2-3 Tahun
Jakarta - PP PBSI terus berusaha mendongkrak prestasi bulutangkis Indonesia. Mereka optimistis proses regenerasi yang sekarang berjalan bisa menghasilkan juara-juara baru dua-tiga tahun lagi.

Dalam beberapa tahun belakangan, bulutangkis Indonesia sangat bergantung kepada sektor ganda putra dan ganda campuran. Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terus menjadi tumpuan untuk merebut gelar di berbagai event.

PBSI menyadari bahwa masyarakat menginginkan prestasi yang lebih baik. Pemain-pemain lain di semua sektor diharapkan bisa menyamai prestasi Hendra/Ahsan dan Tontowi/Liliyana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ekspektasi dari masyarakat akan keberhasilan bulutangkis begitu tinggi. Itu adalah fakta. Masyarakat menginginkan kebesaran bulutangkis Indonesia di ajang yang punya nama dan prestise, seperti Kejuaraan Dunia, Piala Sudirman, Thomas-Uber. Itu menjadi tantangan bagi pengurus saat ini," ujar Wakil Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto, di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2015).

"Kita tidak bisa hanya menangisi masa lalu, menangisi kondisi saat ini. Kami telah melakukan sesuatu. Kami sadar bahwa -- tanpa bermaksud mendiskreditkan siapapun-- kita ketinggalan dalam menyiapkan regenerasi. Itulah yang sekarang menjadi PR kita bersama," lanjut pria yang akrab disapa Budi itu.

"Dan untuk mencapai kejayaan lagi membutuhkan proses. Proses itu sekarang sedang kita jalani," tambahnya.

Proses regenerasi berjalan di semua sektor, tak terkecuali tunggal putra. Mundurnya Tommy Sugiarto dan Simon Santoso membuat pelatnas Cipayung kini diisi pemain-pemain muda seperti Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Firman Abdul Kholik, dan Muhammad Bayu Pangisthu.

"Kami sangat optimistis mungkin dalam dua tiga tahun lagi akan muncul juara-juara baru dari Indonesia. Saya sangat yakin nanti ada Jonatan, Ihsan, Anthony Ginting, Firman, Bayu. Yang baru-baru ini butuh pematangan," tutur Budi.

PP PBSI menilai proses regenerasi pemain yang mereka lakukan sudah berjalan sesuai rencana. Hasilnya pun sudah mulai kelihatan.

"Kita semua harus mendukung dan sabar. Ini bukan bermaksud untuk meng-excuse, tapi rasanya kita sudah berada di trek yang sesuai," ujar Budi.

"Misalnya di ganda putra. Ujung tombaknya adalah Hendra/Ahsan. Tapi, tolong diapresiasi Kevin/Gideon yang kemarin di All England bisa menembus delapan besar. Kita juga tak boleh melupakan Rian/Fajar yang beberapa kali menjuarai turnamen di kelas challenge maupun GP. Itu adalah bibit-bibit kita," tambahnya.

"Demikian pula di ganda campuran. Ujung tombak kita memang Tontowi/Liliyana. Tapi, di bawah mereka, ada pasangan-pasangan yang menunjukkan prestasi luar biasa. Keberhasilan Praveen/Debby yang mengalahkan Xu Chen/Ma Jin menjadi satu catatan. Keberhasilan Ronald/Melati maupun Edi Subakhtiar/Gloria di beberapa turnamen juga menjadi catatan yang perlu kita perhatikan," jelas Budi.

"Kita berharap bisa memetik hasilnya dalam 2-3 tahun ke depan," katanya
.

===
* Ikuti Sport Forum "Bulutangkis Indonesia saat ini dan Peluang di Piala Sudirman" di redaksi detikcom, Selasa, 31 Maret 2015. Untuk daftar, klik di sini



(mfi/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads