Dalam laga babak pertama di Istora, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2015), Li harus bertanding rubber game sebelum akhirnya menang. Pebulutangkis China itu menang atas Gilmour dengan skor 10-21, 21-15, 21-15 selama 53 menit.
Saat tampil di Istora, Li harus menghadapi masalah angin. Selain itu, dia juga terkendala perbedaan cuaca yang ekstrim antara Sydney dan Jakarta. Sebagai informasi, sebelum ke Jakarta, Li bermain di Australia Terbuka Super Series pada pekan lalu.
"Angin jadi masalah di Istora, khususnya saat game pertama. Kelembapan juga masalah karena saya baru saja tampil di Australia Open," kata Li kepada wartawan usai pertandingan.
"Selain itu, tekanan penonton sepanjang pertandingan cukup mengganggu. Tapi, memang di setiap negara tekanannya berbeda-beda, tapi memauski game kedua saya bisa mengatasi," tambahnya.
"Soal target pertahankan gelar, satu per satu pertandingan dulu. Sebab, persaingan di tunggal putri makin berkembang," kata Li.
Di babak kedua, Li akan berhadapan dengan pemain Jepang, Akane Yamaguchi, yang lolos setelah menundukkan Kim Hyo Min 21-8, 16-21, 21-14.
(Femidiah/Meylan Fredy Ismawan)











































