Tontowi/Liliyana dipaksa menjadi penonton pada final BCA Indonesia Open Superseries Premier 2015. Mereka dikalahkan Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan skor 21-16, 15-21, 18-21 selama 1 jam 11 menit pada laga yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2015).
Hasil itu tak lebih baik dari Australia Terbuka Superseries, di mana Tontowi/Liliyana juga tumbang di semifinal. Tapi, setidaknya hasil itu sudah lebih oke timbang penampilan di Piala Sudirman --di mana keduanya kalah ketika baru tampil satu laga.
"Setelah ini kami akan godok lagi strategi menghadapi Kejuaraan Dunia. Proses yang ditunjukkan Owi/butet sudah oke sebagai bekal di Kejuaran Dunia," kata Richard kepada wartawan.
"Dengan persiapan yang kurang setelah Piala Sudirman, mereka sudah menjalankan strategi dengan tepat. Semoga puncaknya ada di Kejuaraan Dunia yang tinggal dua bulan lagi," harap Richard.
Tontowi/Liliyana pernah menjadi juara, yakni di tahun 2013.
(fem/roz)











































