Menghadapi unggulan Fu Haifeng/Zhang Nan yang merupakan unggulan kedelapan, Ahsan/Hendra kandas 20-22, 21-18, 15-21 dalam laga semifinal di Istora Senayan, Sabtu (6/6/2015). Sepanjang pertandingan, pasangan 'Merah Putih' itu kerap membuat kesalahan sendiri.
Hasil negatif itu memperpanjang kekalahan Ahsan/Hendra dari Fu Haifeng/Zhang Nan. Ahsan/Hendra tercatat empat kali kalah dalam enam pertemuan. Tiga kekalahan di antaranya dibukukan secara beruntun belakangan ini.
Herry menyebut Zhang Nan memang mempunyai kualitas di atas rata-rata dan fisik yang oke. Maka, penurunan kualitas Fu Haifeng seiring usianya yang terus berlanjut tak terlalu berpengaruh.
Β
"Menghadapi Fu Haifeng tak boleh membuat kesalahan sedikit pun. Kecepatan dia, teknik dia sangat cukup untuk menutup kelemahan Fu Haifeng," kata Herry kepada wartawan.
"Mereka bermain amat bagus dan pertahanan rapat. Mereka menunjukkan kalau memang merekalah ganda putra terbaik yang dimiliki China saat ini.
"Sebaliknya, Hendra bermain tak normal. Dia membuat banyak kesalahan. Apapun yang dilakukan seolah menjadi mentah, bahkan saat servis," ucap dia.
(fem/roz)











































