Di arena tenis, khususnya grand slam, niscaya belum terlalu banyak yang ngeh dengan nama Pospisil. Wajar mengingat perempatfinal di All England Club saat ini merupakan prestasi terbaik petenis peringkat 56 dunia tersebut.
Dalam lajunya ke perempatfinal, dengan unggulan tiga Andy Murray sudah menanti di babak ini, Pospisil harus melewati sejumlah partai-partai berat. Dari empat partai, tiga di antaranya harus dijalani pemain berdarah Republik Ceko itu dengan lima set.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa sih yang ada di dalam buku itu? "Rahasia," jawab pemain berusia 25 tahun tersebut seperti dikutip AFP.
Menanggapi lebih serius, Pospisil menyebut isi buku itu sebenarnya tidak ada yang terlalu spesial. Cuma catatan-catatan pengingat mengenai permainan dan skenario tertentu dalam pertandingan.
"Aku sudah melongok halaman yang sama, tapi bukunya perlahan-lahan mulai terisi. Isinya cuma pengingat dan poin-poin saja, hal-hal yang harus aku perhatikan dalam pertandingan, jadi itu akan sedikit berubah di tiap partai. Tapi tak ada yang aneh-aneh," bebernya.
Perempatfinal yang kini dijejak oleh Pospisil merupakan sebuah peningkatan besar mengingat capaian terbaiknya di ajang itu sebelum ini cuma babak kedua. Di ajang grand slam, ia pun sebelum ini baru mampu dua kali sampai ke babak ketiga--di Australia Terbuka.
Akan tetapi, hadangan berat kini menanti seiring pertandingan lawan Murray. Pospisil dicatat sudah mengalami tiga kekalahan dari tiga pertemuan lawan petenis terbaik Inggris Raya tersebut. Ketiganya terjadi dalam tiga set langsung.
"Ia punya hasil-hasil bagus di sini. Ia salah satu dari empat besar. Tapi aku pikir saat ini aku melakukan servis dengan baik, bermain bagus, dan aku akan beristirahat cukup. Aku tahu akan kerepotan dan harus tampil sebaik mungkin. Tapi memang itu rencanaku," tegasnya.
Di babak sebelumnya Pospisil juga sudah menyungkurkan petenis tuan rumah lainnya, James Ward, di partai babak ketiga.
Di perempatfinal ini Pospisil juga dikelilingi oleh Roger Federer (unggulan dua), Stan Wawrinka (unggulan empat), Marin Cilic (unggulan 9), Gilles Simon (unggulan 12), Richard Gasquet (unggulan 21), dan Novak Djokovic (unggulan pertama) atau Kevin Anderson (unggulan 14).
(krs/rin)











































