Serena Masih di Jalur Titel ke-6 Wimbledon, 'Serena Slam', dan Rekor Grand Slam

Serena Masih di Jalur Titel ke-6 Wimbledon, 'Serena Slam', dan Rekor Grand Slam

Kris Fathoni W - Sport
Kamis, 09 Jul 2015 23:55 WIB
Serena Masih di Jalur Titel ke-6 Wimbledon, Serena Slam, dan Rekor Grand Slam
Getty Images/Julian Finney
London - Serena Williams meraih tiket final Wimbledon 2015 dengan kemenangan meyakinkan 6-2 dan 6-4 atas Maria Sharapova. Padahal Serena mengaku sempat gugup di laga itu.

Unggulan pertama itu cuma butuh 1 jam dan 19 menit untuk mengatasi Sharapova, unggulan empat, dalam semifinal yang tuntas Kamis (9/7/2015) malam WIB. Dominan, Serena di antaranya membuat 13 ace dan 29 winner. Bandingkan dengan 2 ace dan 9 winner dari Sharapova.

"Aku sedikit gugup di atas lapangan hari ini," ucap Serena seperti dikutip BBC Sports usai pertandingan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku amat bersemangat. Aku jadi sedikit gugup karena ini merupakan semifinal dan sudah lama sejak aku sampai sejauh ini. Aku senang bisa lolos," lanjut petenis AS yang di dua gelaran Wimbledon terakhir cuma sampai babak empat (2013) dan babak tiga (2014) itu.

Untuk Serena, hasil tersebut melanjutkan dominasinya atas Sharapova. Serena kini unggul 18-2 atas Sharapova, sekaligus memenangi 17 pertandingan terakhir di antara kedua petenis.

"Maria sudah bermain bagus dan ketika ia tampil lebih baik, aku pun melakukan hal serupa. (Pertandingan) Ini tak mudah, ini (partai) menarik," nilai Serena.

Kemenangan tersebut membawa Serena ke final Wimbledon, sesuatu yang belum pernah ia lakukan lagi sejak kali terakhir memenangi ajang tersebut pada 2012. Secara keseluruhan petenis 33 tahun tersebut sudah lima kali berjaya di All England Club dari tujuh penampilan di final. "Semakin lama ada di sini, perasaanku kian enak. Sudah lama berlalu sejak final terakhirku. Keren sekali."

Di final Serena akan berhadapan dengan unggulan 20 asal Spanyol, Garbine Muguruza. Serena tak ayal akan jadi unggulan di partai puncak, walaupun ia enggan memandang sebelah mata Muguruza. Apalagi dalam catatan head to head WTA, Serena pernah satu kali kalah dari Muguruza walaupun secara keseluruhan masih unggul 2-1.

"Bagus untuknya," ucap Serena tentang kemajuan Muguruza yang akan menjalani final grand slam pertamanya. "Ia sudah pernah mengalahkanku dan ia telah membuat kemajuan. Ini akan jadi final yang bagus."

Sebelum ini Serena sudah memenangi tiga ajang grand slam terakhir--AS Terbuka 2014, lalu Australia Terbuka dan Prancis Terbuka 2015. Ini membuatnya bisa mengulangi capaian tersendiri yang pernah satu kali ia lakukan pada 2002-2003, yakni "Serena Slam", alias menjuarai empat grand slam secara berturut-turut--walaupun tidak di satu musim yang sama.

Jika pada akhirnya berhasil menjuarai Wimbledon tahun ini, Serena pun tinggal butuh kemenangan di AS Terbuka untuk melakukan aksi sapu bersih grand slam di satu musim. Hal itu belum pernah ia lakukan dalam kariernya.

Dengan keberadaannya di final Wimbledon, Serena juga berpeluang menambah total koleksi gelar juara grand slam-nya menjadi 21. Saat ini ia membayangi rekor Steffi Graf, petenis putri tersukses di Era Open dengan 22 titel. Kalau berhasil, bidikan Serena berikutnya tentu saja adalah rekor sepanjang masa dari Margaret Court yang sudah meraih 24 titel grand slam.

(krs/nds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads