Gelaran Kejuaraan Dunia Bulutangkis beum memastikan siapa juaranya. Tapi, sejauh ini pebulutangkis putri nomor satu dunia, Carolina Marin, bisa menarik perhatian penonton di Istora dan seolah membuktikan dialah ratunya.
Go Marin, go Marin, go Marin! Dukungan kepada Marin tak henti-hentinya membahana di dalam Istora saat dia menghadapi wakil China, Wang Shixian dari China di perempatfinal di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Jumat (14/8).
Dukungan itu mungkin saja yang menambah motivasi Marin untuk memenangi pertandingan dengan skor 21-17 21-19. Dia pun memastikan langkahnya ke semifinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marin memang sedang jadi ratunya bulutangkis saat ini. Sukses itu makin istimewa karena dia datang dari Spanyol, negara yang tak pernah punya pemain bulutangkis top. Tapi dia mampu membalikkan dominasi negara-negara Asia sebagai juara dunia 2014.
Posturnya yang langsing dengan terusan mini membuat dia makin menarik. Marin juga mampu membawa diri dengan baik kepada publik. Dia pemain yang cukup ramah.
"Pokoknya yang harus menang Marin! Mainnya cerdas," kata Iwan, salah satu penonton dari Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (14/8).
Marin pun berterima kasih dengan dukungan para suporter di dalam Istora. Teriakan para suporter menjadi suntikan semangat buat dia.
"Aku berterima kasih kepada suporter yang sudah mendukungku. Saat lelah menghadapi lawan, dukungan mereka membuatku bertenaga lagi," ucap Marin.
(fem/a2s)











































