Indonesia Pulang dari Makau Tanpa Gelar

Makau Terbuka GP Gold

Indonesia Pulang dari Makau Tanpa Gelar

Mohammad Resha Pratama - Sport
Minggu, 29 Nov 2015 19:37 WIB
Indonesia Pulang dari Makau Tanpa Gelar
Rian Agung Saputro/Berry Angriawan (PBSI)
Makau -

Indonesia harus pulang dari Makau Terbuka GP Gold tanpa gelar. Ini setelah pasangan Rian Agung Saputro/Berry Angriawan takluk dari Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol di partafi final.

Pada pertandingan yang dihelat di Tap Seac Multisport Pavilion, Minggu (29/11/2015) sore WIB, Rian/Berry takluk dua gim langsung Juara Dunia 2014 tersebut mengalahkan Rian/Berry dalam dua gim langsung, 20-22 dan 14-21.

Pada gim pertama, Rian/Berry tampil cukup baik dengan bermain menyerang. Smash keras Berry seringkali membelah pertahanan Ko/Shin, sementara sabetan Rian dengan tajamnya juga membuat lawan sulit mengembalikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski sempat di posisi tertinggal 19-20, namun Rian/Berry menyamakan kedudukan menjadi 20-20. Namun Ko/Shin yang tampil lebih tenang, akhirnya dapat memenangkan adu netting.

Di awal gim kedua, Rian/Berry juga sempat menahan laju perolehan angka Ko/Shin. Namun sayang, Ko/Shin tampaknya sudah menemukan ritme permainan yang tepat untuk meredam perlawanan Rian/Berry. Pasangan unggulan kedua ini banyak memberi bola-bola datar (no lob), sehingga menutup kesempatan buat Rian/Berry untuk menyerang.

"Ko/Shin memang mengubah taktik di gim kedua dengan bermain no lob. Saat itu kami kesulitan untuk menyerang dan banyak pukulan yang menyangkut di net," tutur Berry usai pertandingan dalam rilis yang diterima detikSport.

"Ko/Shin punya pertahanan yang rapat dan sulit ditembus. Pada game kedua, saya masih kepikiran soal game pertama. Seharusnya kami masih bisa mengambil gim pertama, sayang sekali," tambah Berry yang bersama Rian merupakan juara Indonesia International Challenge 2015.

Meskipun belum keluar sebagai juara, namun Rian/Berry mengaku bersyukur dengan pencapaian mereka di turnamen ini. Untuk pertama kalinya sejak berpasangan akhir tahun lalu, Rian/Berry mampu menembus final turnamen level grand prix gold.

"Tetap disyukuri, tapi masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Namun ini menjadi modal buat kami ke depannya. Semoga kami tampil lebih bagus lagi di turnamen Indonesian Masters pada minggu depan," ucap Rian yang asal asal klub Suryanaga Surabaya.

Pasangan ganda campuran Ronald Alexander/Melati Daeva Octavianti dan pemain tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa membawa pulang medali perunggu setelah terhenti di semifinal.

(mrp/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads