Dalam pertandingan babak pertama di GOR Graha Cakrawala, Malang, Selasa (1/12/2015), Praveen/Debby menang dua gim langsung atas pasangan Indonesia lainnya, Tedi Surpiadi/Ririn Amelia. Mereka menang 21-13, 21-18 dalam tempo 26 menit.
Meski di atas kertas jauh lebih diunggulkan, Praveen/Debby sempat mendapat perlawanan alot. Di gim kedua, pasangan yang ditempatkan sebagai unggulan ketiga itu sempat tertinggal 2-11 saat interval.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lawan memang kelasnya masih dibawah kami, namun kami tidak menganggap enteng. Kami sempat ketinggalan namun akhirnya bisa kembali ke permainan kami dengan banyak menyerang," tambah Praveen.
Di babak kedua, Praveen/Debby akan menghadapi ganda campuran Indonesia lainnya, Irfan Fadhilah/Weni Anggraini. Irfan/Weni lolos setelah menang atas Alfiat Yuris Wirawan/Nadya Melati 21-10, 17-21, 21-11.
Ronald Alexander/Melati Daeva Oktaviani juga melangkah ke babak kedua. Ronald/Melati lolos setelah dipaksa bermain tiga gim melawan Akbar Panji/Apriani Rahayu 13-21, 21-12, 21-8. Selanjutnya, juara Taiwan Grand Prix 2015 itu akan menantang unggulan teratas, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Sementara itu, kejutan mewarnai hari pertama dengan tersingkirnya Edi/Gloria. Ganda campuran yang ditempatkan sebagai unggulan keempat itu menyerah di tangan pasangan non-unggulan, Alfian Eko Prasetyo/Masita Mahmudin.
Edi/Gloria harus melewati pertarungan sepanjang tiga gim melawan Alfian/Masita. Setelah bertanding selama 52 menit, Edi/Gloria kalah 13-21, 21-15, 19-21.
(nds/mrp)











































