Anthony memastikan tempat di semfiinal turnamen berhadiah total USD 120 ribu itu setelah mengalahkan Zi Liang Darek Wong dari Singapura. Bermain di GOR Graha Cakrawala, Malang, Jawa Timur, Jumat (4/12/2015), Anthony menang mudah 21-14, 21-14.
βTidak bisa dibilang muda juga. Pengaruh angin di lapangan dan shuttlecock sangat besar. Shutllecock-nya kencang, jadi harus yakin dengan bola-bola di net. Kalau keduluan menurunkan bola, kadang jadi ragu-ragu, apakan keluar atau tanggung. Salah satu kunci kemenangan saya tadi adalah bisa unggul di bola-bola depan,β tutur Anthony seperti dikutip Badminton Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Duel itu menjadi yang kedua bagi mereka. Perjumpaan pertama Anthony dan Srikanth terjadi di babak 16 besar turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015. Kala itu Anthony menang dengan skor 14-21, 22-20, 21-13.
Di atas kertas Srikanth lebih diunggulkan, namun buktinya Anthony mampu meraih kemenangan. Hasil tersebut membuat Anthony digadang-gadanag untuk menang.
Β
βTentunya mau menang lagi. Sekarang dia memang sedang menurun, tetapi saya tidak mau menjadikan ini sebagai patokan untuk menang dari dia, karena dia pemain berkelas. Saya mau fokus satu demi satu poin, tidak mau terlalu menggebu-gebu, di turnamen ini saya ingin mencari pengalaman dan menambah poin untuk rangking,β kata Anthony.
Selain Anthony, Indonesia meloloskan dua wakil lainnya ke semifinal. Tommy Sugiarto akan berebut tiket final dengan Wisnu Yuli Prasetyo. Tommy lolos ke babak empat besar dengan mengalahkan Jonatan Christie dengan skor 10-21, 21-12, 21-12. Sementara, Wisnu Yuli Prasetyo asal PB Djarum mengalahkan Iskandar Zulkarnain Zainuddin (Malaysia), dengan skor 21-13, 21-18.
(fem/mrp)











































