Lagi, Indonesia Takluk 2-3

Piala Davis Zona Asia/Oceania

Lagi, Indonesia Takluk 2-3

- Sport
Minggu, 06 Mar 2005 21:31 WIB
Jakarta - Indonesia kembali megalami kekalahan 2-3 dari Uzbekistan. Pada hari ketiga, Minggu (6/3/2005), dua tunggal "Merah Putih" akhirnya menyerah meski sempat memberikan perlawanan sengit.Indonesia hingga hari kedua kemarin sempat memimpin 2-1 berkat kemenangan di nomor ganda atas pasangan Bonit Wiryawan/Suwandi. Sedangkan sehari sebelumnya Prima Simpatiaji menyumbang angka pertama bagi Indonesia.Tunggal pertama Indonesia, Suwandi yang diharapkan mampu menebus kekalahannya di hari pertama, ternyata kembali gagal. Namun kekalahan Suwandi bukan tanpa perlawanan. Lawannya, Farrukh Dustov dipaksa bermain lima set sebelum akhirnya menyerah 5-7 5-7 6-4 6-2 dan 3-6.Pada set pertama Suwandi langsung unggul 2-0 setelah mematahkan servis Farrukh. Namun saat kedudukan 5-4, Farrukh balas mematahkan sevis Suwandi dan selanjutnya berbalik unggul 6-5. Tetapi pada gim penentu Farrukh kembali mematahkan servis lawannya dan menang 7-5.Kejadian serupa kembali terjadi di set kedua. Suwandi mem-break servis Farrukh di gim pertama. Namun akhirnya petenis pertama Indonesia itu menyerah 5-7.Pada set ke-3 dan ke-4 Suwandi berhasil bangkit. Dua set ini dimenangkan dengan cukup mudah 6-4 6-2, sehingga kedudukan imbang 2-2. Namun di set ketiga kondisinya terbalik, permainan Suwandi jauh menurun. Dua servisnya berhasil dipatahkan Farrukh. Akhirnya satu smash keras tepat masuk di sisi forehand Suwandi, dan Farrukh menang 6-3.Kehilangan poin dari Suwandi, Indonesia tinggal menaruh harapan pada Prima yang menyumbang angka di hari pertama. Namun kali ini dukungan sekitar seribu penonton yang memadati stadion tenis Gelora Bung Karno, tidak mampu menolong Prima dari kekalahan.Seperti gaya permainan Suwandi, dua set pertama antara Prima dan Dennis Isotomin berlangsung sangat ketat. Bahkan set pertama harus diselesaikan dalam 13 gim. Saat tie-break Prima sempat unggul 6-5. Namun petenis berusia 23 tahun itu kehilangan poin selanjutnya hingga menyerah 7-9.Set kedua juga berlangsung sangat ketat. Namun lagi-lagi Prima tidak mampu mempertahankan gaya bermain agresifnya, dan kembali tumbang 6-7. Memasuki set ketiga, stamina Prima jelas menurun. Perlawanan Indonesia pun akhirnya selesai setelah Prima menyerah 0-6.Ini merupakan kekalahan ketiga tim Piala Davis Indonesia dari Uzbekistan. Tahun 2001 Indonesia juga kalah 2-3 di Jakarta, dan dua tahun kemudian kekalahan dengan angka yang sama juga terjadi di Tashkent. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads