Lleyton Hewitt menyingkirkan muridnya sendiri di partai pertama Australia Terbuka 2016. Hewitt menang 7-6(5), 6-2, dan 6-4 atas sesama petenis Australia James Duckworth.
Hewitt (34 tahun) saat ini menjalani Australia Terbuka ke-20 sekaligus yang terakhir sebelum gantung raket. Dengan peringkat 308 dunia, ia tampil dengan bekal wildcard--seperti halnya Duckworth (23 tahun) yang kini berperingkat 129 dunia.
Dengan tugasnya sebagai kapten tim Davis Australia, Hewitt yang pernah juara Wimbledon dan AS Terbuka itu memang harus jadi mentor sejumlah junior. Duckworth adalah salah satunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kedua petenis berhadapan di Rod Laver Arena, Selasa (19/1/2016), guru dan murid itu tampil mirip-mirip; sama-sama berkaus dominan warna merah dan celana pendek warna variasi biru gelap--bak warna bendera Australia, dan topi putih yang dikenakan terbalik.
Set pertama berjalan amat sengit, sampai 55 menit. Setelah terus bersaing sengit, Hewitt mendapat angin di game tujuh setelah mematahkan servis Duckworth. Namun, Ducworth bisa membalas dengan membuat break di game 10 untuk membuat kedudukan jadi 5-5. Set ini akhirnya harus dituntaskan lewat tie-break yang direbut Hewitt.
Set kedua berlangsung dalam durasi lebih singkat. Hewitt mematahkan servis Duckworth untuk unggul l-3, kemudian menambah keunggulan di game berikutnya lewat sebuah love game. Hewitt membuat satu break lain untuk menutup set kedua dalam waktu 38 menit.
Pada set ketiga, Hewitt harus kerja keras di game tiga dalam kedudukan 1-1. Ia akhirnya kehilangan game tersebut. Baru di game delapan Hewitt mampu ganti mematahkan servis Duckworth, membuat skor jadi 4-4. Pada game 10, Hewitt sampai ke match point yang kemudian berhasil ia maksimalkan. Set ini tuntas dalam 50 menit.
Kemenangan tersebut dirayakan Hewitt dengan penuh sukacita. Sambil menjabat tangan Duckworth di net, sang guru juga tampak memberi penyemangat untuk muridnya yang balas melakukan hal serupa. Kelolosan itu membuat publik Negeri Kanguru masih akan menikmati penampilan terakhir Hewitt di Australia Terbuka. Ia berikutnya akan menghadapi partai lebih berat, yakni lawan unggulan delapan David Ferrer asal Spanyol.
(krs/fem)











































