DetikSport
Selasa 26 Januari 2016, 18:19 WIB

Infografis

Mencari Ratu Australia Terbuka 2016

Andhika Akbarayansyah - detikSport
Mencari Ratu Australia Terbuka 2016 Getty Images
Jakarta -

Australia Terbuka sudah memasuki babak yang makin krusial. Siapa yang bakal jadi ratu turnamen Grand Slam di Melbourne Park kali ini?

Babak final Australia Terbuka sudah tinggal beberapa langkah lagi. Sejauh ini, baru dua petenis putri yang melenggang ke semifinal. Mereka adalah unggulan pertama Serena Williams dan unggulan keempat dari Polandia, Agnieszka Radwanska.

Serena melaju ke babak empat besar usai mengalahkan Maria Sharapova dengan skor amat meyakinkan 6-4, 6-1 di Rod Laver Arena, Selasa (26/1/2016). Hasil positif itu kemenangan ke-18 beruntun petenis Amerika Serikat tersebut atas Sharapova.

Sementara Agniezka menjejak babak semifinal dengan mengalahkan petenis nomor sepuluh dunia dari Spanyol, Carla Suarez Navarro, dengan skor 6-1, 6-3.

Menilik ranking dunia kedua petenis itu, semifinal tersebut akan menjadi pertemuan ideal. Kedua petenis itu adalah mereka yang terbaik di setengah bagan undian bagian atas, meskipun head to head kedua petenis itu masih cukup jomplang, Serena selalu menang dalam delapan duel dengan Radwanska.

Baca juga: Radwanska belum pernah menang atas Serena

Pada persaingan empat petenis putri di bagian lain, dipastikan tak akan muncul petenis terbaik. Unggulan kedua di pool itu alia spetenis terbaiknya, Simona Halep, sudah tumbang di babak pertama.

Nah, petenis yang mengalahkan Halep, Zhang Shuai, masih bertahan hingga babak perempatfinal. Petenis China itu akan menghadapi Johanna Konta dari Inggris.

Konta menjadi petenis Inggris pertama yang menjejak babak perempatfinal sejak 1986. Artinya, duel itu bakal menjadi pertemuan dua petenis nonunggulan yang sudah sama-sama membuat kejutan di Australia Terbuka.

Satu perempatfinal lain akan mempertemukan Angelique Kerber dengan Victoria Azarenka. Kendati peringkat Kerber lebih sip dengan menjadi unggulan ketujuh, justru Azarenka yang lebih difavoritkan untuk menjadi pemenangnya.

Kenapa? Sebab Azarenka-lah yang mempunyai mempunyai catatan paling bagus dalam Australia Terbuka dalam empat tahun terakhir. Dia pernah menjadi juara dua tahun beruntun, 2012 dan 2013. Jika Azarenka yang lolos ke final, setidaknya ending duel di partai puncak tak akan mudah diprediksi saat Serena yang dihadapi.

Lagipula, sama seperti Serena, Azarenka juga mampu melewati lawan-lawannya lewat laga dua set. Sementara tiga petenis lainnya sudah pernah kehilangan set.

Tiga petenis lain bukannya tak mempunyai kemampuan, Laju mereka sampai saat ini menjadi bukti kalau mereka layak diwaspadai. Tapi seberapa kuat modal mereka menghadapi Serena?

Tiga petenis lain bukannya tak mempunyai kemampuan. Laju mereka sampai saat ini menjadi bukti kalau mereka layak diwaspadai. Tapi seberapa kuat modal mereka menghadapi Serena?

Tapi, tak perlu buru-buru untuk menyusun skenario siapa berjumpa siapa di partai final. Besok di hari Rabu (27/1/2016), Kerber akan bertarung dengan Azarenka lebih dulu pada pukul 07.00 WIB dan dilanjutkan Konta menghadapi Zhang mulai 08.30 WIB.






(fem/krs)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed