Ganda putra menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk meraih gelar juara All England Superseries Premiers. Tapi, hasil undian relatif kurang menguntungkan.
Sebab, dari bagan yang sudah ditetapkan, ada potensi wakil-wakil "Merah Putih" harus berhadapan sebelum mencapai babak final.
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, misalnya, kemungkinan besar akan berjumpa Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di babak delapan besar (perempatfinal). Yang menang berpotensi bertemu Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di semifinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat drawing, secara keseluruhan sih kurang menguntungkan. Kami maunya pisah-pisah karena ingin memanfaatkan momen ini untuk evaluasi kelemahan dan kelebihan lawan seperti apa, sebelum tampil di Olimpiade dan final Thomas Uber,β ujar pelatih ganda, Herry Iman Pierngadi, Rabu (2/3/2016).
"Target di All England tentunya juara Ahsan/Hendra ya. Tiga pasangan di luar Ahsan dan Hendra targetnya bisa mengalahkan pemain-pemain unggulan. All England ini 'kan turnamen bergengsi dan jadi target PBSI tahun ini, tentunya juara jadi juara di sana."
Herry menambahkan, saat ini pihaknya sedang fokus pada kesiapan interen para pemain. Seusai mengikuti turnamen di India pekan lalu, mereka membuat program peningkatan kondisi fisik, baru soal teknik permainan, sebelum terjun ke All England.
"Bagaimanapun, siapapun lawannya, anak-anak harus siap," tukas dia.
β¨Selain gelar juara, pemain ganda putra juga sedang mengincar poin Olimpiade sebanyak-banyaknya. Saat ini baru Ahsan/Hendra yang mampu mengamankan tiket Olimpiade.
All England akan dihelat 8-13 Maret.
(fem/a2s)











































