BermainΒ Kunshan Sport Center Stadium, Kunshan, China, Minggu (15/5/2015) pagi WIB. Setelah menang 3-0, Indonesia yang didominasi para pemain mudaΒ melanjutkan dua laga berikutnya hingga skor 5-0.
Hasil sip itu menjadi modal penting bagi pasukan putri Indonesia menghadapi dua laga di babak penyisihan grup yang tersisa. Apalagi, lawan-lawan yang bakal dihadapi akan makin kuat. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara umum pemain sudah bisa tampil baik, walaupun masih ada yang melakukan unforced-errors, sehingga kehilangan poin cukup mudah. Melihat hasil pertandingan ini dan mencermati pertandingan Hong Kong vs Thailand, rasanya peluang masih cukup terbuka untuk mengalahkan Hong Kong dengan catatan kita tidak boleh kecolongan di ganda dan ambil satu poin di tunggal," tambah Budiharto.
Senada Rexy Mainaky, ketua bidang pembinaan dan prestasi PP PBSI, memberi pujian penampilan para pemain. Rexy sekaligus mengingatkan agar para pemain melanjutkan hasil negatif itu. Β
"Saya rasa penampilan tim Uber hari ini sudah cukup baik. Satu hal yang mesti dievaluasi adalah soal adaptasi lapangan yang berangin. Jangan sampai hal ini mempengaruhi konsentrasi pemain," tutur Rexy.
Kemenangan tim Indonesia ditentukan oleh pasangan ganda putri Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani yang mengalahkan Gabriella Stoefa/Stefani Stoefa, secara rubber game dengan skor 21-16, 15-21, 21-18.
"Turun sebagai ganda pertama tidak membuat kami terbebani, kami belajar untuk menikmatinya dan fokus saja untuk menyumbang poin supaya kami bisa dipercaya lagi untuk main di pertandingan selanjutnya," kata Anggia.
Tim Uber Indonesia akan bertanding melawan Hong Kong pada esok hari (Senin, 16/5), pukul 13.30 waktu Kunshan. Sedangkan malam ini Tim Thomas akan melakoni laga perdana melawan Hong Kong pada pukul 19.00 waktu Kunshan dan akan disiarkan secara langsung oleh Kompas TV, mulai pukul 17.30 WIB
(fem/a2s)











































