Ma Jin menjadi satu nama top yang direkrut Djarum Kudus pada turnamen yang berlangsung 19-26 Februari ini. Kedatangan peraih medali emas Asian Games dan Kejuaraan Dunia 2010 itu tentu saja diikuti ekspektasi tinggi.
Namun Ma Jin rupanya justru menelan kekalahan kala berpasangan dengan Gloria Emmanuela Widjaja, takluk 21-19, 8-21, dan 19-21. Hasil itu sekaligus memastikan Djarum Kudus kalah dari Kumamoto Saisunkan, hingga menutup pertandingan dengan skor akhir 1-4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dipasangkan dengan Gloria atau siapapun, apapun hasilnya yang terpenting sudah mengerahkan yang maksimal. Pertanyaan soal kalah-menang atau soal rekan ini sulit dijawab karena itu bukan yang terpenting."
"Ya walaupun ini pertama kali berpasangan dengan Gloria, tentu saja komunikasi jadi kendala. Tapi dari sisi bulutangkis, saya lebih melihat ini untuk memberikan kegembiraan di permainan," imbuhnya usai pertandingan.
Djarum Kudus sendiri bisa memaklumi jika performa Ma Jin tak lagi di level sebelumnya, mengingat statusnya sudah pensiun dan lama tak berlatih. Keputusan Djarum merekrutnya di liga ini juga tak semata untuk kemenangan, melainkan termasuk transfer ilmu.
Fung menegaskan bahwa PB Djarum juga selalu menekankan pendidikan karakter untuk para pemain muda, salah satunya dengan filosofi untuk para pemain mudanya agar bermain dengan atmosfer gembira.
"Kalau anak-anak bermain dengan gembira juga hasilnya akan lebih baik," ujar Fung.
(raw/rin)











































