Penolakan yang dikeluarkan Murray tidak lepas dari pemberian wild card yang diterima Maria Sharapova dalam turnamen Stuttgart Terbuka pada April mendatang. Kejuaraan itu sekaligus sebagai tanda comeback Sharapova usai menjalani hukuman 15 bulan larangan bertanding karena dia terbukti memakai doping.
Tak hanya itu, Madrid Open dan Roma Open juga menghadiahi wild card kepada petenis asal Rusia tersebut. Sejauh kabar yang berkembang, penyelenggara Wimbledon juga berniat memberikan wild card.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika penyelenggara berpikir tentang nama besar, berarti akan banyak tempat duduk yang terjual, maka mereka akan melakukannya," kata Murray kepada The Times.
"Ia (Sharapova) punya kesempatan untuk kembali meningkatkan peringkatnya dan secara potensi, ia tidak memerlukan wildcard. Tapi jika tidak, itu keputusan Wimbledon dan bagaimana mereka ingin memainkan itu (wild card)," sambung petenis peringkat satu dunia.
"Saya yakin penyelenggara akan berpikir panjang dan keras tentang hal itu dan bagaimana orang akan melihat mereka dan kemudian membuat keputusan yang tepat," tegas Murray. (din/din)











































