Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengonfirmasi bahwa Jonatan sedang tidak fit karena terserang virus. Oleh karenanya, pebulutangkis berusia 19 tahun itu harus membatalkan keikutsertaannya di Kejuaraan Bulutangkis Asia 2017.
"Jonatan sedang tidak fit dan ada infeksi virus, jadi dokter menyarankan untuk tidak bertanding dulu," ujar Susy dalam rilis PP PBSI yang diterima detikSport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jonatan menyusul sejumlah pemain Indonesia yang sudah lebih dulu dipastikan absen. Tiga pasangan ganda sebelumnya sudah dipastikan mundur dari turnamen yang akan digelar pada 25-30 April di Wuhan, China, itu.
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mundur karena Marcus mengalami cedera punggung. Sedangkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir batal tampil karena Liliyana masih dalam pemulihan cedera lutut kanan. Di sektor ganda putri, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi harus absen karena Anggia mengalami cedera hamstring di paha kanannya.
[Baca juga: Kevin/Marcus dan Tontowi/Liliyana Absen dari Kejuaraan Asia 2017]
"Saya memang pasti batal ke BAC (Badminton Asia Championship, .red), karena sakit. Sudah tidak enak badannya beberapa hari yang lalu. Setelah cek ke dokter, ternyata tidak diperbolehkan tanding di BAC," kata Jonatan kepada Badmintonindonesia.org.
Dengan mundurnya Jonatan, maka sektor tunggal putra Indonesia hanya akan diwakili oleh Tommy Sugiarto, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ihsan Maulana Mustofa.
(nds/cas)











































