Tim Piala Sudirman akan bertolak ke Goldcoast, Australia, pada 17 Mei mendatang. Kedatangan mereka lebih cepat agar Tontowi Ahmad dkk bisa melakukan adaptasi lapangan hingga cuaca iklim di sana.
Namun sebelum itu, para atlet masih melakukan simulasi hingga latihan sampai jelang keberangkatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar itu, para atlet juga diingatkan untuk menjaga kesehatan dan pola makannya.
"Australia tidak terlalu masalah, berbeda ketika seperti Olimpiade kemarin di Rio de Janeiro persiapan pasti macam-macam. Kalau di Australia makanan ada chinese food dari Kedutaan Australia untuk Indonesia pun disebut akan membantu. Jadi non teknis tidak terlalu masalah," katanya.
Yang dianggap berpotensi menganggu persiapan Tim Indonesia adalah iklim, karena cuaca di sana kini masih dingin berangin.
"Kebetulan anak saya berada di sana jadi dapat info. Yang pasti kalau keluar ya anak-anak harus jaga kondisi karena anginnya cukup jahat meski tidak sedingin di Eropa."
"Sampai sekarang ya kami bersyukur semua dalam keadaan fit. Paling Praveen Jordan saja yang belum 100 persen karena virus (gejala typus), tapi sudah mulai pemulihan. Makanya di simulasi tadi tidak mainkan karena di sana kan mainnya pasti ngotot, jadi lebih baik pemulihan dulu. Makanya saya mengimbau anak-anak untuk menjaga kesehatan, jaga makanan dan istirahat," pesan Susy. (mcy/din)











































