Puasa Ahsan Jelang Indonesia Open: Sudah Banyak Bolongnya

Puasa Ahsan Jelang Indonesia Open: Sudah Banyak Bolongnya

Mercy Raya - Sport
Jumat, 09 Jun 2017 18:10 WIB
Puasa Ahsan Jelang Indonesia Open: Sudah Banyak Bolongnya
Mohammad Ahsan menggeber persiapan menuju Indonesia Open 2017. Foto: Femi Diah/detikSport
Jakarta - Mohammad Ahsan berusaha untuk menjalankan ibadah puasa menjelang Indonesia Terbuka 2017. Namun, dia mengakui kalau bulan ramadan kali ini juga banyak bolongnya.

Ahsan menjadi salah satu pebulutangkis pelatnas PBSI yang akan diturunkan di Indonesia Terbuka Super Series Premier mulai 12-18 Juni. Berpasangan dengan Rian Agung Saputro, dia akan tampil dari babak kualifikasi.

Menjelang Indonesia Open itu, pemain asal PB Djarum Kudus tersebut berupaya untuk tetap menjalankan ibadah puasa. namun kadang kala beratnya latihan membuat Ahsan menyerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Baca Juga: Melongok Persiapan Skuat Cipayung Menyambut Indonesia Open di Sela Ramadan]

"Persiapan sih normal saja paling ada kendala di puasa. Program latihan juga sama normal saja," kata Ahsan dalam obrolan dengan detikSport pada Jumat (9/6/2017).

"Sejauh ini sih (saya) sudah lumayan sering (batalnya) hahaha. Saya pernah coba menahan puasa, tahan-tahan, tapi besoknya tidak fit. Tapi mendekati pertandingan ini intensitas latihan kan menurun ya, jadi lebih bisa lah," ungkap mantan pasangan Bona Septano dan Hendra Setiawan itu.

Mohammad Ahsan berlatih keras jelang Indonesia Open 2017. Mohammad Ahsan berlatih keras jelang Indonesia Open 2017. Foto: Hasan Alhabsy

Juara Dunia 2013 dan 2015 itu bersyukur pelatih dan pengurus memberikan kebebasan buat dia dan para pemain muslim untuk tetap berpuasa.

"Saya tidak tahu siapa yang toleransi, siapa yang tidak toleransi (soal menjalankan ibadah puasa). Di sini tidak ada masalah, asal tidak saling mengganggu. Itu intinya kan?" ujar Ahsan.

"Selama ini sih tidak pernah terjadi yang saling mengganggu, atau saling apa. Jadi kita jangan saling ganggu, jangan saling singgung. Itu yang paling penting sih. Buat yang di luar yang paling penting juga itu. Kalau di sini tidak masalah sih, kita semua sudah seperti saudara," katanya.

"Sama saja, puasa ya puasa. Enggak ya enggak. Saling mengerti saja. Begitu juga dengan waktu latihan, saya pikir kita sama-sama tahu sendiri program pelatih seperti apa, hanya memang harus bilang jika ingin puasa supaya jangan nanti diberi program malas-malasan. Jadi biar tahu programnya seperti apa," ucap dia.


(mcy/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads