DetikSport
Sabtu 28 Oktober 2017, 00:44 WIB

Nitya tentang Comeback, Pasangan Baru, dan Rindunya akan Atmosfer Pertandingan

Mercy Raya - detikSport
Nitya tentang Comeback, Pasangan Baru, dan Rindunya akan Atmosfer Pertandingan Nitya Krishinda Maheswari bersama pasangan lamanya, Greysia Polii. (Foto: Suhaimi Abdullah/Getty Images)
Jakarta - Capaian menembus delapan besar Internasional Challenge memotivasi pebulutangkis ganda putri Indonesia, Nitya Krishinda Maheswari, setelah pulih cedera berbulan-bulan. Dia optimistis bisa meraih hasil lebih baik di turnamen berikutnya.

Nitya kembali tampil di lapangan setelah menjalani operasi lutut kanan pada Desember 2016. Dia mengikuti ajang USM Flypower Indonesia International Challenge 2017 yang berlangsung di Semarang, 24- 29 Oktober ini.

Di ajang itu dia berpasangan Yulfira Barkah, yang merupakan juniornya. Mereka mencapai perempatfinal setelah ditundukkan kompatriot, Mychelle Crhystine Bandaso/Marsheilla Gischa Islami, dengan skor 14-21, 21-14, dan 21-17 pada Jumat (27/10/2017).

Meski cuma sampai perempatfinal, Nitya puas dengan hasil itu. Apalagi ajang ini merupakan pertandingan perdananya setelah sekian lama vakum.

"Untuk ekspetasi dengan hasil ini, saya pribadi berpikir dari awal tidak ada target, pelatih juga. Tetapi setiap babak menjadi evaluasi saya pribadi. Misalnya setelah lolos babak pertama, oh ternyata saya bisa mencapai segini, begitu sampai delapan besar. Ini menjadi evaluasi buat diri sendiri," kata Nitya kepada detikSport, Jumat (27/10/2017).

Bagi Nitya kembali turun di dalam sebuah pertandingan setelah lama absen tantangannya amat berat. Dia harus belajar merasakan atmosfer pertandingan lagi dan mengatasi ketakutan akan cedera. Tapi dia merasa amat mendapatkan dukungan dari sang pelatih, Eng Hian.

"Setelah ikut pertandingan lagi memang sudah harus mencari hawa pertandingannya lagi, jadi seperti mulai lagi dari awal. Sulitnya paling melawan rasa trauma meski sudah jauh berkurang dari sebelumnya," sambungnya.

"Tapi perasaan tidak percaya diri pasti ada, bisa tidak atau apa. Nah, untuk menghilangkannya saya memotivasi diri dengan meyakinkan bahwa saya sudah sembuh. Jadi untuk menghilangkan rasa takut atau trauma saya harus flashback lagi bahwa sekarang kaki saya tidak cedera lagi."

"Pelatih selalu bilang yang penting dapat pede-nya (percaya diri) saja dulu. Tidak usah berpikir menang kalah. Tetapi mulai lagi dari awal mencari feeling-nya, mencari kepercayaan dirinya," tutur atlet berusia 28 tahun ini.

Selain berupaya menemukan kepercayaan diri, peraih medali emas Asian Games 2014 ini juga harus membangun kekompakan dengan pasangan barunya. Sejauh ini, mereka baru latihan bersama selama dua bulan untuk persiapan internasional challenge.

Tapi dia juga mengaku belum mengerti soal pasangannya ke depan, apakah akan tetap dengan Yulfira atau kembali dengan pasangan lamanya, Greysia Polii.

"Jika dibilang langsung cocok sepertinya belum, soalnya benar-benar butuh proses. Sama seperti saat berpasangan dengan Greysia Polii kan tidak langsung cocok dua bulan, itu mustahil. Tapi dengan partner sekarang lebih berbagi ilmu dan pengalaman. Karena dia jauh lebih junior dari saya," Nitya menjelaskan.

"Saya kurang tahu (soal pasangan). Tapi sekarang kan sistem di ganda putri selalu ada perombakan pasangan. Saya pribadi sih pastinya siap dipasangkan dengan siapapun. Semua keputusan ada pada pelatih," Nitya mengungkapkan.

Bagi Nitya saat ini yang terpenting adalah bisa menikmati suasana pertandingan dalam setiap turnamen. Dia sudah amat merindukan atmosfer persaingan di lapangan. Setelah Internasional Challenge, dia membidik turnamen 2017 Macau Open Grand Prix Gold yang berlangsung 7-12 November mendatang.

"Karena kalau dibilang kangen semua hal saya kangen banget. Dari mulai partner, pelatih, kondisi di saat kami berangkat pertandingan, atau di setiap pertandingan suasana, ngototnya, semuanya. Saya memang ingin main kembali untuk mendapatkan nyawa saya yang sebelumnya," ucapnya.

"Sejauh ini belum ada target buat saya. Tetapi secara pribadi tentu ada karena saya tidak ingin berangkat hanya ingin menjadi partisipan. Jadi targetnya adalah untuk tahu peningkatan kondisi saya," harap dia.
(mcy/raw)

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed