detiksport
Follow detikSport
Sabtu, 10 Feb 2018 16:55 WIB

Susy Susanti Apresiasi Raihan Tim Putri, Beri Catatan Khusus untuk Gregoria

Femi Diah - detikSport
Foto: dok. Humas PBSI Foto: dok. Humas PBSI
Jakarta - Kendati dikandaskan Jepang 0-3 pada semfiinal kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia, tim putri diapresiasi Susy Susanti. Sebuah mdoal bagus menuju Piala Uber.

Tim putri Indonesia tak berhasil melaju ke babak final turnamen yang sekaligus menjadi kualifikasi Piala Uber. Langkah Fitriani cs dihentikan oleh Jepang 0-3 pada semifinal di Sultan Abdul Halim. Sabtu (10/2/2018).

Laju tersebut tak buruk-buruk. Sebab, tim putri Indonesia tampil sebagai unggulan ketujuh dalam ajang yang sekaligus menjadi Kualifikasi Piala Uber tersebut.

Saat merintis laju ke semifinal, tim putri Indonesia sempat membuat kejutan dengan mengalahkan China dan India, yang lebih diunggulkan.

[Baca Juga: Dihentikan Jepang. Tim Putri Indonesia Tak Berhasil ke Final]

Makanya, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy, mengapresiasi penampilan Fitriani dkk. Dia bilang hasil di Alor Setar itu menjadi modal penting menuju final Piala Uber 2018 yang akan dihelat di Bangkok, Thailand, pada Mei.

"Sudah kami prediksi akan berat lawan Jepang, namun perjuangan para atlet sudah maksimal. Lolos ke putaran final di Piala Uber jadi target utama dan sudah terpenuhi oleh tim putri. Meskipun kalah tapi kita lihat perjuangannya, ada progress, kalau dilihat kan sebetulnya mereka bisa. Tadi yang menentukan itu kematangan, kesiapan dan keberanian, pemain kita baru masuk ke kelas yang lebih tinggi," ujar Susy dalam rilis kepada detikSport.

"Fitriani sudah mulai mantap polanya, dia bisa mengalahkan Chen Yufei, sama Akane (Yamaguchi) dan (Pusarla V) Sindhu pun permainannya ada kemajuan dan bisa ngadu. Gregoria (Mariska) dapat pengalaman dari (Nozomi) Okuhara," pemilik medali emas Olimpiade 1992 itu menjelaskan.

"Gregoria harus sadar kalau dia bukan di kelas junior lagi, standard kelasnya harus ditingkatkan. Greysia (Polii)/Apriyani (Rahayu) dari tiga pertemuan masih kalah dari lawannya, walaupun ramai pertandingannya. Sebetulnya tadi ada kesempatan tapi ada faktor non teknis," ujar dia.

Di sisa waktu menuju putaran final, Susy bakal terus mendampingi pemain putri. Dia akan menyuntikkan mental juara kepada Fitriani dkk.

"Hasil ini jadi modal untuk Piala Uber, percaya dirinya dapat, keyakinan dapat, pengalaman dapat. Tinggal anak-anaknya mau apa enggak? Waktu ke Piala Uber hanya tinggal tiga bulan lagi, lawannya nggak akan beda jauh sama di kejuaraan ini," tutur Susy.


(fem/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed