DetikSport
Jumat 06 April 2018, 18:50 WIB

Herry IP di Mata Putri Bungsunya

Femi Diah - detikSport
Herry IP di Mata Putri Bungsunya Herry Iman Pierngadi bersama keluarga. (Grandyos Zafna/detikSport)
Jakarta - Karen Aprilia menilai ayahnya, Herry Iman Pierngadi, adalah sosok yang humoris dan ramah. Karen juga mengingat satu kejuaraan yang istimewa bagi dia dan keluarga.

Herry memiliki tiga putra dan putri dari pernikahan dengan Loa Kim Fun. Dari tiga anaknya, hanya snag bungsu yang mengikuti jejak sebagai pebulutangkis.

Herry sih tak pernah membatasi pilihan anak-anaknya. Putra pertamanya, Stevanus Iman Pierngadi, sempat dikenalkan kepada bulutangkis, namun kemudian menggeluti desain interior.

[Baca Juga: Ganda Putra Tak Pernah Berhenti Regenerasi, Ini Kata Herry IP]

Putri Herry, Cintia Maria, juga tak memilih jalur bulutangkis. Cintia mengikuti jejak mamanya, belajar di bidang kuliner.

Nah, Karen yang tampaknya jatuh cinta kepada bulutangkis. Kini, dia bergabung dengan PB Exist Jakarta.

Herry Iman Pierngadi dan putrinya Karen ApriliaHerry Iman Pierngadi dan putrinya Karen Aprilia (Grandyos Zafna/detikSport)


Karen, yang memiliki waktu paling banyak bersama Herry, kagum dengan tangan dingin ayahnya. Dia tak pernah terbebani dengan nama besar Herry sebagai pawang ganda putra Indonesia.

"Papi itu orangnya, kalau di luar lapangan baik, baik banget, pengertian, dan humoris, suka bikin kita ketawa," kata Karen dalam wawancara dengan detikSport.

"Kalau lagi di lapangan tegas, galak. Kalau aku salah ya dimarahin walaupun aku anaknya, ya tetap dimarahin. Kalau aku misalnya latihan nggak bener ya galak he he he," ujar dia.

[Baca Juga: Berkenalan dengan Keluarga Herry IP]

"Papi itu orangnya penyayang banget. Sayang banget sama nenek, sama kakek juga. Kakek sudah nggak ada, nenek masih ada dan tinggal di kompleks yang sama. Papi itu pokoknya sosok yang luar biasa. Bisa bagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Orangnya juga perhatian banget sama anknya kalau ke luar negeri kamu mau nitip apa?" Karen menambahkan.

Bagaimana soal selera makan? Rupanya, Herry memiliki selera makan yang sangat Indonesia. Keluarga yang sudah memahami memilih untuk mengikutinya.

"Papi itu lucunya nggak suka makanan western. Jadi, kalau ke Eropa carinya makanan Jepang, China, atau Vietnam. Papi itu demen banget makan bakmi, udon, dan ramen. Terus paling suka kalau makanan Indonesia, mi nyemek, gado-gado. Kalau sama papi makannya makan Indonesia terus," Karen menjelaskan.

Di antara banyak kejuaraan yang diikuti Herry, keluarga memiliki satu ajang yang dinilai sangat minumental. Yakni, saat Herry mendampingi Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan meraih gelar di Kejuaraan Dunia 2015.

"Waktu bang Ahsan dan koh Hendra jadi juara dunia main di Istora, sekeluarga nonton Istora. waktu itu paling bahagia saat anak buah papi bisa mengumandangkan lagu Indonesia Raya dan kami nonton langsung. Kami bangga banget sama papi," tutur Karen.



(fem/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed